Puluhan Kosakata Bahasa Sunda Banten Masuk KBBI
- 31 Agt 2026 07:33 WIB
- Banten
Poin Utama
- 28 kosakata bahasa Sunda Banten telah resmi diterima dan masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
- Masuknya kosakata daerah ke dalam KBBI merupakan bagian dari upaya memperkaya bahasa Indonesia sekaligus mendokumentasikan kekayaan bahasa dan budaya daerah.
- Kosakata bahasa daerah yang memiliki konsep khas dan belum terdapat dalam KBBI memiliki peluang untuk diusulkan menjadi bagian dari bahasa Indonesia.
RRI.CO.ID, Serang – Sebanyak 28 kosakata bahasa Sunda Banten telah diterima dan masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kosakata tersebut menjadi bagian dari upaya memperkaya bahasa Indonesia sekaligus mendokumentasikan kekayaan bahasa dan budaya daerah.
Widyabasa Ahli Pertama Kantor Bahasa Provinsi Banten, Nurul Lia Rosito Iswan mengatakan, kosakata bahasa daerah yang memiliki konsep khas dan belum terdapat dalam KBBI memiliki peluang untuk diusulkan menjadi bagian dari bahasa Indonesia.
“Dari bahasa daerah kita sendiri, dari Banten itu dari bahasa Sunda ada sekitar 28 kosakata yang sudah diterima di KBBI,” ujar Nurul kepada RRI, Minggu, 30 Agustus 2026.
Menurutnya, peluang kosakata daerah untuk diterima di KBBI semakin besar apabila kosakata tersebut memiliki konsep yang belum tersedia dalam KBBI serta merepresentasikan kekhasan suatu daerah.
Nurul mencontohkan, kosakata yang berkaitan dengan makanan tradisional, kesenian, kebudayaan, hingga tradisi khas Banten. Kosakata semacam itu dinilai memiliki potensi lebih besar karena mengandung konsep yang spesifik dan belum tentu ditemukan di daerah lain.
Ia menyebut salah satu contoh yang dapat dipertimbangkan untuk diusulkan adalah “jedogan”, yang dikenal sebagai salah satu tradisi masyarakat Banten. Menurutnya, kosakata yang merekam kekayaan budaya daerah juga dapat membantu masyarakat di luar Banten mengenal kebudayaan setempat.
“Karena satu kata itu kan sebenarnya merekam kebudayaan juga di dalamnya,” katanya.
Selain bahasa Sunda Banten, Kantor Bahasa Provinsi Banten juga mencatat sekitar 120 kosakata bahasa Jawa yang telah diusulkan dan diterima dalam KBBI.
Nurul menjelaskan, proses memasukkan kosakata daerah ke dalam KBBI tidak dilakukan secara langsung. Kantor Bahasa Provinsi Banten terlebih dahulu mengumpulkan data bahasa daerah, kemudian membahasnya melalui lokakarya bersama para ahli bahasa.
| Baca juga: Generasi Muda Bisa Usulkan Kosakata ke KBBI |
Selanjutnya, usulan tersebut melalui sidang komisi dan proses validasi oleh verifikator dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sebelum akhirnya dinyatakan berterima untuk masuk dalam KBBI.
Nurul menegaskan, tidak semua kosakata yang sering digunakan atau viral secara otomatis dapat masuk KBBI. Setiap usulan tetap harus melalui proses verifikasi dan pertimbangan kebahasaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....