Kapolres Pandeglang Bakal Tindak Ormas Berkedok Preman

  • 15 Mei 2025 09:51 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Kapolres Pandeglang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dhyno Indra Setyadi menegaskan, akan menindak aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Kapolres mengaku penindakan itu akan diberlakukan terhadap oknum perorangan maupun Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang berkedok preman.

“Tentunya kami akan tindak tegas dan kami kenakan pidana. Adapun untuk premanisme berkedok Ormas, kami juga akan tindak tegas jika terdapat meresahkan masyarakat,” kata AKBP Dhyno, Kamis (15/5/2025).

Baca juga: Polres Pandeglang Amankan 20 Orang Terkait Aksi Premanisme

Dia mengaku, saat ini Polres Pandeglang terus mengintensifkan patroli dan razia di seluruh wilayah hukum Pandeglang, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dari tindakan premanisme maupun gangguan keamanan lainnya.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli dan razia premanisme adalah di kawasan pasar maupun objek wisata.

“Kami intensifkan patroli untuk memastikan baik pengunjung maupun pedagang merasa aman, dan nyaman dari preman dan ormas-ormas yang meresahkan. Insyaallah untuk Pandeglang aman, karena kami kerap melakukan razia terhadap premanisme,” ujar dia.

Baca juga: Kapolres Bentuk Satgas Khusus Berantas Premanisme

Sementara salah seorang pedagang di wilayah Kecamatan Labuan, Otoy menyambut baik kegiatan patroli yang dilakukan kepolisian. Dia menilai kegiatan itu dapat menekan premanisme di tempat wisata maupun di pasar.

Ia mengungkapkan, meskipun di wilayah tersebut belum pernah terjadi aksi premanisme, tetapi patroli dari aparat penegak hukum, setidaknya dapat memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para pedagang dan pengunjung.

Baca juga: Tiga Pelaku Premanisme Diciduk dalam Operasi Pekat

“Kalau premanisme sih belum pernah selama saya berjualan di sini, tapi kalau sering ada patroli seperti ini pedagang maupun pengunjung merasa aman,” katanya.

Awal Mei lalu, Polres Pandeglang sempat mengamankan 20 orang yang berkaitan dengan aksi premanisme. Puluhan orang itu terdiri atas 11 orang pengamen jalanan dan 9 orang juru parkir liar yang beroperasi di beberapa titik wilayah Kota Pandeglang. Para pelaku kemudian mendapat pembinaan dari Polres Pandeglang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....