BUMD Lebak Niaga Mulai Produksi Beras Lokal
- 02 Nov 2025 11:22 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lebak Niaga mulai melakukan uji coba pengolahan gabah kering panen (GKP) milik petani lokal menjadi beras melalui Rice Milling Unit (RMU) yang dikelolanya secara langsung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lebak untuk memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan petani.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah mengatakan, selama ini banyak hasil panen padi petani Lebak dibawa keluar daerah untuk diproses menjadi beras, sebelum akhirnya dijual kembali di wilayah Lebak.
Baca juga: Pedagang di Rangkasbitung Pastikan Tidak Menjual Beras Oplosan
“Selama ini perspektif masyarakat seolah-olah beras yang beredar di Lebak hasil produksi lokal, padahal kenyataannya gabah kering panen dibawa ke luar daerah seperti Serang, Pandeglang, Tangerang, Subang, dan Bogor untuk diolah menjadi beras,” ujar Amir Hamzah di Rangkasbitung, Minggu (2/11/2025).
Menurutnya, jika pengolahan GKP dilakukan secara mandiri di Lebak, potensi ekonomi yang dihasilkan sangat besar. “Kami optimis jika Lebak mampu mengelola sendiri gabah petani lokal, maka sekitar 90 persen hasilnya bisa menjadi sumber pendapatan daerah sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Amir.
Pemerintah daerah, lanjut Amir, kini tengah menggejar operasional penuh RMU melalui BUMD Lebak Niaga dengan menampung langsung gabah kering panen dari petani Lebak.
Baca juga: Rehabilitasi Gedung RMU dan Perbaikan Pasar Semi
“BUMD kita sudah mulai uji coba produksi beras dari gabah petani lokal. Ini langkah strategis agar nilai tambah hasil pertanian tetap berputar di daerah,” ucapnya.
Amir Hamzah berharap, dengan beroperasinya RMU tersebut, diharapkan Kabupaten Lebak tidak hanya menjadi daerah penghasil gabah, tetapi juga mampu menjadi sentra produksi beras lokal berkualitas, yang dapat bersaing di pasar regional sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....