Pedagang di Rangkasbitung Pastikan Tidak Menjual Beras Oplosan
- 23 Jul 2025 17:51 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Maraknya isu beras oplosan dalam kemasan lima kilogram yang beredar di pasaran tidak memengaruhi para pedagang beras di wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Hal ini dikarenakan sebagian besar pedagang di daerah tersebut tidak menjual beras dalam kemasan lima kilogram, melainkan beras curah dari penggilingan lokal maupun luar daerah.
Salah seorang pedagang beras di Toko Batam (Berkah Tani Mandiri) kawasan Blok M Rangkasbitung, Lisa menegaskan beras yang ia jual dipastikan aman dan bukan beras oplosan.
"Kami tidak menjual beras kemasan lima kilogram. Semua beras yang dijual berasal dari penggilingan lokal di Kabupaten Lebak, juga dari Serang, Karawang, Pandeglang, dan Jawa Tengah. Selama ini langganan kami dari tempat-tempat itu sudah terpercaya," ujar Lisa, Rabu (23/7/2025).
Meskipun demikian, kekhawatiran tetap muncul di kalangan pedagang lain. Pedagang beras di Jalan Sunan Kalijaga, Yayak mengaku cukup cemas dengan beredarnya kabar beras oplosan. Walaupun ia sendiri tidak menjual beras dalam kemasan lima kilogram, isu ini menurutnya bisa berdampak pada kepercayaan pembeli.
"Sejak muncul berita soal beras oplosan, pembeli jadi lebih waspada dan sering bertanya dulu sebelum membeli. Saya khawatir kalau beras oplosan benar-benar beredar di Lebak, khususnya di Rangkasbitung, itu bisa memengaruhi penjualan," kata Yayak.
Baik Lisa maupun Yayak sepakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Lebak melalui dinas terkait segera melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke seluruh pedagang beras. Hal ini penting untuk memastikan tidak adanya beras oplosan yang beredar dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pedagang lokal.
"Kami minta pemerintah segera turun langsung ke pasar dan toko-toko beras. Biar jelas, mana yang benar-benar jual beras asli dan mana yang curang. Jangan sampai kepercayaan masyarakat turun gara-gara ulah oknum," ucap Yayak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....