Rehabilitasi Gedung RMU dan Perbaikan Pasar Semi

  • 07 Okt 2025 13:38 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya meningkatkan fasilitas ekonomi daerah. Dua kegiatan strategis yang saat ini tengah dilakukan yakni rehabilitasi Gedung Rice Milling Unit (RMU) milik Disperindag Lebak serta pemeliharaan lantai dan drainase di Pasar Semi Rangkasbitung.

Kegiatan rehabilitasi Gedung RMU ditandai dengan pelaksanaan kegiatan MC0 (Mutual Check 0%) pada akhir September lalu, di lokasi RMU milik Disperindag Kabupaten Lebak. Pelaksanaan MC0 dilakukan langsung oleh tim pengawas bersama pihak pelaksana proyek untuk memastikan kondisi awal bangunan, kesesuaian dokumen perencanaan, serta detail teknis yang akan dikerjakan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Orok Sukmana, mengatakan bahwa rehabilitasi ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi dan pemanfaatan fasilitas penggilingan padi modern agar dapat memberikan manfaat besar bagi kelompok tani maupun pelaku usaha kecil menengah di bidang pangan.

“Dengan rehabilitasi ini, fasilitas RMU bisa kembali berfungsi optimal, mendukung ketahanan pangan, serta memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat Lebak,” ujar Orok Sukmana, di Rangkasbitung, Selasa (7/9/2025).

Sementara itu, Disperindag Lebak juga tengah melakukan pemeliharaan lantai dan sistem drainase di Pasar Semi Rangkasbitung. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan penataan pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Tirtayasa, dan pelataran pasar agar nantinya dapat menempati lokasi yang lebih tertata, bersih, aman, dan strategis.

Fokus utama pemeliharaan mencakup perbaikan serta penguatan lantai pasar agar lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjung, serta penataan drainase untuk mencegah genangan air saat musim hujan. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melakukan sosialisasi kepada pedagang agar proses penataan berjalan lancar dan diterima semua kalangan.

Orok mengatakan, peningkatan fasilitas pasar dan penggilingan padi akan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Ketika sarana ekonomi seperti pasar dan RMU berfungsi optimal, maka aktivitas perdagangan meningkat. Ini tentu berkontribusi positif terhadap PAD serta kesejahteraan masyarakat Lebak secara menyeluruh,” kata Orok.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas perangkat daerah dalam pembangunan infrastruktur ekonomi menjadi kunci penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Dengan semakin baiknya fasilitas ekonomi yang dimiliki, Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis Pasar Semi Rangkasbitung dan Gedung RMU akan menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat yang tertib, modern, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....