Warga Binaan Lapas Kelas IIA Cilegon Ramai-ramai Hapus Tato

  • 21 Okt 2023 20:44 WIB
  •  Banten

KBRN, Cilegon: Puluhan warga binaan di Lapas Kelas IIA Kota Cilegon, mengikuti program hapus tato yang diselenggatakan oleh LPM Dompet Dhuafa, Kamis (19/10/2023) kemarin. Tercatat ada 50 warga binaan yang mengajukan diri untuk mengjapus tato di tubuhnya.

Layanan ini disambut baik oleh warga binaan. Salah satunya Nunu (57). Dia terlihat semringah bisa mengikuti program hapus tato. Nunu mengaku sudah lama ingin menghapus tato di badannya.

Baca juga:

Kakanwil Kum HAM Banten Resmikan Blok Maximum Security Lapas Kelas II Cilegon

"Ini tato sudah lama, dari tahun 70an. Makanya tintanya beda. Saya pengen ikut dihapus ini (tato), biar ibadah saya bisa lebih sempurna," katanya.

Kepala LPM Dompet Dhuafa, Moh. Noor Awaluddin menerangkan, layanan hapus tato ini bertujuan agar warga binaan semakin memperkuat nilai-nilai akidah dalam diri. Selain itu supaya warga binaan semakin meningkatkan ibadahnya.

"Serta lebih mantap dalam berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik lagi," ucapnya.

Baca juga:

Selundupkan Narkoba Lewat Anus, Napi Lapas Cilegon Ditangkap Polisi

Awaluddin menambahkan, program itu juga dibarengi dengan tausiah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dirinya menegaskan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program pelayanan dari LPM Dompet Dhuafa bagi masyarakat.

LPM Dompet Dhuafa menghadirkan acara Tabligh Akbar dan Hapus Tato bersama Lapas Kelas IIA Cilegon, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW," kata dia

Baca juga:

DD Banten Salurkan 15 Tangki Air Bersih ke Kabupaten Serang

Sementara Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Enjat Lukmanul Hakim menyambut baik atas diselenggarakannya acara tersebut. Dia menilai kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian bagi warga binaan.

"Semoga ke depannya kerja sama dan kegiatan seperti ini dapat lebih ditingkatkan lagi frekuensi dan materinya. Semoga warga binaan juga lebih memiliki mental dan attitude yang baik di tengah masyarakat nanti," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....