Hadapi El-Nino, Mentan Lakukan Gerakan Percepatan Tanam Padi di Pandeglang
- 18 Jul 2023 20:31 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo melakukan Gerakan Tanam (Gertam) padi bersama Kelompok Tani Endah di Kampung Cigunung, Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Selasa (18/7/2023).
Gerakan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mengantisipasi el nino yang diperkirakan akan berlangsung pada Agustus hingga September mendatang.
Baca juga:
BPS: Sensus Pertanian Penting untuk Hadapi Krisis Pangan
“Yang kami lakukan dengan Pemda, keliatannya memang percepatan tanam harus dilakukan. Jadi kalau habis panen, hanya disisakan 1 minggu sampai 10 hari harus ditanam lagi mumpung air masih ada,” kata Mentan.
Namun Mentan memandang, dari hasil kunjungan ke Pandeglang, dia meyakini Provinsi Banten tidak akan kekurangan pangan lantaran stok dan ketersediaan airnya yang melimpah. Bahkan Yasin menyebut, Kabupaten Pandeglang bisa menjadi penyanggah pangan nasional.
“El nino adalah ancamannya kekeringan dan itu sudah dimulai bulan ini, Juli. Tapi kita saksikan ternyata di sini (Cimanuk) sawah-sawah masih penuh dengan air. Tapi kita tidak boleh PD (Percaya Diri, red), karena ancaman el nino secara mendunia menjadi ancaman yang di-warning-kan yang puncaknya ada di Agustus dan September,” ucap dia.
Baca juga:
Mentan Yasin Minta Banten Siapkan Lahan untuk Hadapi El Nino
Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, gerakan taman ini harus dijadikan sebuah gagasan persiapan sektor pertanian guna menghadapi potensi ancaman kekeringan akibat el-Nino yang akan terjadi di semester akhir tahun 2023.
“Kemunculan ancaman kekeringan ini jelas menjadi hambatan bagi komitmen kita bersama dalam upaya pemenuhuan kebutuhan pangan di Indonesia, oleh sebab itu kita perlu menyusun langkah-langkah strategis guna menanggulangi hal tersebut," kata Irna.
Baca juga:
Sedang Panen, Irna: Impor Beras Tidak Menghargai Petani
Adapun kegiatan gertam ini dilaksanakan di areal sawah seluas 35 hektare dari total areal sawah seluas di Cimanuk seluas 1.482 hektare dengan rata-rata produktivitas padi di Kecamatan Cimanuk sebesar 6,2 ton per hektare. Secara keseluruhan, luas area sawah di Kabupaten Pandeglang kurang lebih mencapai 52.640 hektare.
Pada tahun 2023, Pandeglang mendapat bantuan pengembangan komoditas padi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Banten seluas 12.510 hektare. Dengan kekayaan itu, bupati menegaskan bahwa Pandeglang siap menjadi lumbung pangan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....