Wabup Lebak Tinjau Banjir di Kecamatan Cipanas

  • 17 Mei 2026 06:09 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, menyebabkan banjir di sejumlah titik pemukiman warga, Sabtu, 16 Mei 2026. Meluapnya aliran sungai membuat air masuk ke rumah-rumah warga dan menghambat aktivitas masyarakat.

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, bergerak cepat meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Cipanas guna memastikan penanganan bencana dilakukan secara cepat dan tepat di lapangan.

Didampingi Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial, perwakilan Dinas PUPR, perwakilan BPBD, serta unsur Forkopimcam Cipanas, rombongan meninjau sejumlah titik terdampak banjir dengan menyusuri area pemukiman warga yang terendam air. Selain melihat kondisi lapangan, Wabup juga berdialog langsung dengan warga terdampak.

Amir Hamzah mengatakan, pemerintah daerah hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat dan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak hadir di tengah kesulitan warga. Fokus utama kita saat ini adalah keselamatan warga, evakuasi ke tempat yang aman, dan pemenuhan kebutuhan logistik dasar,” ujar Amir Hamzah, Sabtu, 16 Mei 2026.

Menurutnya, seluruh unsur pemerintah daerah harus bergerak cepat dan saling berkoordinasi dalam penanganan bencana agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin meluas. Ia juga meminta BPBD bersama pemerintah kecamatan segera melakukan percepatan evakuasi bagi warga yang masih berada di lokasi rawan banjir maupun potensi longsor.

Selain evakuasi, Wabup menekankan pentingnya distribusi bantuan logistik seperti makanan siap saji, air bersih, selimut, dan kebutuhan penting lainnya bagi warga terdampak.

“Jangan sampai ada warga yang terlambat mendapatkan bantuan. Semua kebutuhan dasar harus segera dipenuhi,” katanya.

Amir Hamzah juga meminta BPBD dan instansi terkait segera melakukan pendataan secara akurat terhadap kerusakan infrastruktur dan kerugian warga akibat banjir. Pendataan tersebut dinilai penting agar proses pemulihan dan pengusulan bantuan pascabencana dapat segera dilakukan oleh pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Lebak juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di bantaran sungai maupun daerah rawan longsor diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda bencana lainnya.

Salah seorang warga terdampak banjir, Murdi mengaku, banjir kali ini datang cukup cepat setelah hujan deras mengguyur wilayah Cipanas sejak siang hari.

“Air masuk ke rumah sangat cepat. Kami langsung menyelamatkan barang-barang dan mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Murdi.

Sejauh ini, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir guna memastikan keselamatan warga. Petugas juga membantu proses evakuasi serta membersihkan material yang terbawa arus banjir agar akses jalan warga dapat kembali dilalui.

Hingga Sabtu malam, kondisi banjir di beberapa titik dilaporkan mulai berangsur surut, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan hujan susulan yang dapat memicu banjir kembali terjadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....