BPS: Sensus Pertanian Penting untuk Hadapi Krisis Pangan

  • 20 Des 2022 13:32 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Pemerintah akan memulai sensus Pertanian pada tahun 2023 mendatang. Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditunjuk menjadi motor Sensus Pertanian, kini terus melakukan persiapan.

Kepala BPS Provinsi Banten, Dody Herlando menuturkan, jika tidak ada halangan, Sensus Pertanian akan dimulai pada bulan Mei 2023.

“Sensus Pertanian 2023 menjadi bagian penting saat terjadi ancaman atau isu krisis pangan dan energi dampak perang Ukraina Rusia,” katanya, Selasa (20/12/2022).

Dody menerangkan, hasil sensus pertanian juga dapat digunakan sebagai data dasar untuk memperbaiki perkiraan produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan, termasuk juga populasi pohon atau ternak yang diperoleh dari survei-survei pertanian rutin.

“Sebagai suatu bangsa nanti ada juga persoalan ketahanan pangan, kemandirian pangan, kedaulatan pangan. Nah hal itu akan diisi dengan hal yang relevan dengan kebijakan,” jelasnya.

Ada sejumlah informasi yang akan digali dalam Sensus Pertanian, diantaranya informasi bahan, kondisi lahan, kondisi petani, kondisi produk atau komoditas, termasuk isu-isu strategis yang besar.

“Nanti alat-alat teknologi pertaniannya seperti apa dan kemudian juga sebagai informasi untuk solusi untuk masalah distribusi pupuk yang seringkali menjadi krisis. Kita menyadari bahwa masih ada penduduk indonesia yang bergantung pada pertanian,” ucap Dody.

Dia menyebut, Sensus Pertanian terakhir kali dilakukan pada 2013 lalu. Maka Sensus Pertanian nanti akan membandingkan sejauh mana perubahan kondisi pertanian di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten.

“Semoga Sensus Pertanian nanti dapat menyajikan data potensi ketahanan pangan terintegrasi menyeluruh melalui struktur pertanian regional dan kewilayahan geospasial,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....