Kemarau Diklaim Tidak Akan Pengaruhi Produktivitas Padi Pandeglang
- 19 Mei 2023 12:50 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Musim kemarau tahun ini yang diperkirakan akan mulai melanda sebagian wilayah di Kabupaten Pandeglang pada dasarian tiga bulan Mei, diklaim tidak akan berpengaruh terhadap produktivitas padi di Pandeglang.
Soalnya dalam beberapa tahun terakhir, produktivitas padi Pandeglang dinilai baik. Terbukti dalam dua tahun belakangan, angkanya mengalami peningkatan dan menjadi produsen beras terbesar di Banten.
Baca juga:
Musim Kemarau di Pandeglang Diprediksi Mulai Akhir Mei
Produksi padi Pandeglang tahun 2021 menyentuh diangka 888.292 ton yang diperoleh dari sekitar 52 ribu hektare luasan sawah. Angka ini meningkat sekitar 30 ribu ton dari tahun 2020, yang tercatat diangka 855.559 ton. Lalu tahun lalu kembali meningkat menjadi sekitar 995 ribu ton.
“kalau produksi itu sekitar 995.000 ton lebih tahun 2022. Maka yang menempatkan Provinsi Banten menggeser Aceh menjadi posisi delapan nasional,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, M. Nasir, Jumat (19/5/2023).
Baca juga:
Luas Panen dan Produksi Padi Banten Tahun 2022 Alami Peningkatan
Nasir menilai, peningkatan itu diantaranya karena pemahaman petani terhadap sejumlah program mulai membaik, sehingga cara pengolahan menghasilkan produksi yang baik pula. Bahkan kini dalam satu hektare bisa menghasilkan padi sebanyak 6,2 ton dalam sekali panen.
“Secara kumulatif rata-rata Kabupaten itu 6,2 dan itu kan angka yang lumayan lah, tentu ini kan daya skill petani juga menggunakan teknologi sistim budaya yang dianjurkan,” kata Nasir.
Baca juga:
Sensus Pertanian di Pandeglang Dimulai Bulan Depan
Namun begitu lanjut Nasir, pihak tetap menyiapkan langkah antisipasi dalam menghadapi musim kemarau tahun ini. Diantaranya dengan menyiapkan pompanisasi, memperbaiki saluran irigasi, termasuk terus mensosialisasikan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).
“Yang jelas secara teknis kita dilapangan sudah melakukan langkah untuk antisipasi penanganan musim kemarau atau el Nino disektor pertanian,” ujar dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....