Atasi Sampah Organik, Kelurahan Buaran Bikin 200 Biopori

  • 22 Jan 2026 07:59 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Tangsel - Pemerintah Kelurahan Buaran Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), membuat 200 biopori. Ratusan biopori itu ditujukan untuk mengatasi masalah sampah organik masyarakat.

Lurah Buaran, Linda Hermawati mengatakan, pembuatan biopori akan dimulai dari kantor kelurahan.

"Hari ini kami membuat 20 lubang biopori di kantor untuk mengatasi sampah organik yang dihasilkan di kantor. Berikutnya 180 lubang biopori akan dibuat di lingkungan masyarakat untuk tangani sampah dari rumah tangga," ujarnya, Rabu, 21 Januari 2026.

Baca juga: Tanggulangi Sampah, Kota Tangerang Perluas Bank Sampah Hingga RW

Linda menuturkan, Kelurahan Buaran berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel untuk pembuatan lubang biopori dan tempat biopori.

"Dengan adanya lubang biopori ini, (diharapkan) bisa mengurangi sampah rumah tangga yang tadinya kita buang ke Cipeucang," tutur Linda.

Sementara untuk mengolah sampah non-organik, Linda akan mengoptimalkan peran 13 bank sampah yang tersebar di seluruh lingkungan RW Kelurahan Buaran.

Baca juga: Bank Sampah Jaya Makmur, Ubah Limbah Jadi Rupiah

"Sampah organik dibuang ke biopori, sampah non-aorganik akan diolah oleh bank sampah," ucapnya.

Dia berharap, pembuatan biopori, optimalisasi bank sampah dan adanya komposter dari Kecamatan Serpong, dalam memenuhi harapan bersama untuk menangani masalah sampah.

"Sesuai dengan harapan Wali Kota Tangsel, supaya bisa mengurangi sampah yang dibuang ke Cipeucang," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....