BBPVP Serang Hadirkan Robotic Welder Perkuat Pelatihan Pengelasan

  • 24 Nov 2025 10:25 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang terus memperkuat modernisasi pelatihan pengelasan dengan menghadirkan robotic welder. Fasilitas ini sebagai bagian dari pengembangan kompetensi tenaga kerja industri maupun maritim.

Kepala BBPVP Serang, Ady Nugroho menjelaskan, penggunaan robotic welder menjadi bagian dari transformasi pelatihan vokasi yang menuntut ketepatan, efisiensi, dan keselamatan lebih tinggi. Teknologi ini juga disiapkan untuk mendukung skema pelatihan lanjutan, termasuk pengelasan bawah air yang kini mulai diperkenalkan kepada peserta.

Baca juga: BBPVP Perkuat SDM Maritim Lewat Program Underwater Welding

“Robotic welder kami gunakan supaya peserta memahami standar industri terbaru yang menuntut presisi dan efisiensi,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Ia menambahkan, peralatan robotic welder tersebut memungkinkan peserta memahami standar industri terbaru, mulai dari pemrograman dasar, pengoperasian lengan robot, hingga teknik pengelasan presisi untuk kebutuhan manufaktur dan konstruksi. Dengan penguasaan teknologi ini, peserta tidak hanya menguasai praktik las konvensional, tetapi juga siap bekerja pada industri yang telah menerapkan otomasi.

Baca juga: Perluas Peran UMKM, BBPVP Siapkan Pelatihan Konten Digital

“Peserta nanti tidak hanya belajar teknik las manual, tapi juga belajar memprogram, mengatur gerakan robot, sampai menguji kualitas hasil lasnya,” kata Ady.

BBPVP Serang juga terus menata fasilitas workshop agar mendukung integrasi antara pelatihan las permukaan, las bawah air, dan sistem otomasi. Langkah ini diharapkan dapat memperluas peluang kerja lulusan serta menjawab kebutuhan industri maritim dan logistik yang tengah berkembang di wilayah Banten dan Jawa bagian barat.

Baca juga: Pelaku SPA di Banten Dibekali Pelatihan dan Sertifikasi

“Kebutuhan industri, terutama maritim dan manufaktur, semakin tinggi. Jadi kami harus menyiapkan tenaga yang siap masuk ke era otomasi,” katanya.

Program modernisasi pelatihan ini rencananya dijalankan bertahap, seiring peningkatan kapasitas instruktur dan penguatan kurikulum berbasis kompetensi. Peserta ditargetkan mampu menguasai kombinasi keahlian las, keselamatan kerja, dan pengoperasian teknologi robotik sebagai satu paket keterampilan unggulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....