Dinsos Wajibkan Rumah Penerima Bansos Dipasangi Stiker

  • 22 Nov 2025 16:04 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang menyiapkan kebijakan baru berupa pemasangan stiker di rumah penerima bantuan sosial sebagai bagian dari upaya penertiban dan pemutakhiran data. Program ini ditujukan untuk memastikan keakuratan daftar keluarga penerima manfaat (KPM) sekaligus mengurangi polemik terkait ketidaktepatan sasaran yang kerap muncul di masyarakat. Dinsos menilai langkah ini menjadi cara paling efektif untuk memverifikasi data langsung di lapangan.

Pengelola Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pandeglang, Iik Ihromi menyebut, stiker akan menjadi penanda resmi bahwa penerima sudah sesuai dengan data By Name By Address (BNBA) dan tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunasi (BPNT), atau bantuan lainnya.

Baca juga: Puluhan Warga Pandeglang Protes Tidak Dapat Bansos

“Pemasangan stiker ini diperlukan karena selama ini masih ditemukan warga penerima bantuan merupakan mereka yang secara ekonomi tergolong mampu. Kami akan lakukan penempelan stiker untuk semua penerima bantuan. Itu sebagai bukti bahwa dia menikmati program publiknya dan datanya benar adanya,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Iik menegaskan pemasangan stiker bersifat wajib dan tidak dapat ditolak oleh penerima bantuan. Kebijakan tersebut sekaligus menjawab aduan masyarakat yang mempertanyakan masih adanya penerima Bansos yang dinilai tidak layak berdasarkan kondisi ekonomi.

Dinsos menegaskan pemasangan stiker nantinya akan dibarengi pembaruan data di tingkat desa dan kelurahan. Ia pun meminta desa agar lebih aktif memperbarui data karena mereka paling memahami kondisi warganya.

Baca juga: Bansos bagi 107.334 Warga Pandeglang Mulai Disalurkan

“Kalau sampai stiker dicabut, itu salah satu bukti bahwa dia sudah mengundurkan diri dari bantuan pemerintah,” katanya

Program pemasangan stiker ini menurut Iik masih dalam tahap koordinasi teknis dengan perangkat desa dan instansi terkait. Dinsos menargetkan penerapan dimulai pada awal tahun mendatang.

“Kami berharap langkah ini dapat menjadi dasar pemutakhiran data yang lebih objektif dan mengurangi kesenjangan penerimaan bantuan sosial di Pandeglang,” ujar dia. (Ridwan Maulana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....