Dilanda Banjir, Ratusan KK di Cikeusik Pandeglang Terisolir
- 03 Des 2024 14:37 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Sebanyak 80 rumah dan 270 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Leuwi Gede, Desa Sumur Batu, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, terisolir. Soalnya akses jalan menuju kawasan itu terendam banjir setinggi 1 meter sejak Selasa pagi (3/12/2024).
Banjir di kawasan itu mulai terjadi sejak Senin (2/12/2024). Hujan yang terus menerus membuat Kecamatan Cikeusik menjadi daerah yang terendam banjir paling parah di Pandeglang.
"Benar bahwa ada puluhan rumah terisolir di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, akibat terdampak banjir," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (3/12/2024) siang.
Baca juga: Pandeglang Dikepung Banjir, 13 Kecamatan Terendam
Sebelumnya banjir telah melanda 13 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, diantaranya yaitu Kecamatan Pulosari, Cibaliung, Labuan, Sindangresmi, Cisata, Cikeusik, Sukaresmi, Cigeulis, Sobang, Patia, Munjul, Panimbang dan Picung. Kini meluas ke Kecamatan Pagelaran, Saketi, dan Menes.
"Banjir terus meluas, sebelumnya terjadi di 14 kecamatan saat ini sudah melanda 16 kecamatan, ada juga yang sudah mulai surut seperti di Kecamatan Pulosari, Cibaliung, Labuan, Cisata dan Subang," ucapnya.
Menurut Riza, banjir yang melanda belasan kecamatan itu diakibatkan oleh hujan deras yang menyebabkan meluapnya air disejumlah sungai seperti Sungai Cipunten Agung, Koranji, Cisuakan, Ciliman, Cikoncang, Cilempang, Cisangoma, Cimandahan, Cibodas, dan Cilemer.
Baca juga: Banjir Landa Pandeglang, Satu Warga Cikeusik Hanyut
"Banjir ini terjadi disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi hingga menyebabkan meluapnya air di sejumlah sungai yang ada di Kabupaten Pandeglang," kata Riza.
Dia menjelaskan, menyikapi situasi saat ini petugas sudah diterjunkan ke lokasi yang terdampak. Bahkan Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga mulai mendistribusikan bantuan logistik bagi penyintas.
"Kami bersama Dinsos (Dinas Sosial) sudah menyalurkan bantuan logistik seperti sembako, selimut, tenda, dan makanan siap saji," ucapnya.
Baca juga: Pandeglang Siaga Banjir dan Longsor
Sementara Kepala Seksi (Kasi) Strategi dan Pengendalian Operasi BPBD-PK Pandeglang, Deni Musadad mengaku, belum menghitung jumlah korban banjir. Saat ini pihaknya masih fokus melakukan evakuasi.
"Untuk jumlah KK dan rumah terdampak belum masuk, masih konsen ke evakuasi," katanya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
BPBD-PK mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada akan potensi meluasnya banjir, mengingat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....