Memutus Rantai Kemiskinan di Pandeglang Melalui Sekolah Rakyat
- 01 Mei 2026 09:09 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Pendirian Sekolah Rakyat (SR) oleh Kementrian Sosial RI di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang menjadi harapan pemerintah daerah dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan di Kabupaten Pandeglang. Proyek ini dirancang secara khusus untuk memberikan pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu agar memiliki masa depan yang lebih baik.
Kehadiran sekolah rakyat ini diharapkan menjadi motor penggerak transformasi ekonomi masyarakat Pandeglang melalui peningkatan kualitas intelektual generasi muda.
Kepala Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Pandeglang, Wawan Setiawan menyatakan, tujuan mulia dari pendirian sekolah ini sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini. Ia mencatat Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu wilayah dengan kategori tingkat kemiskinan tertinggi di wilayah Banten, sehingga membutuhkan intervensi pendidikan yang masif.
"Tujuan SRI ini sangat mulia karena untuk memutus mata rantai kemiskinan, apalagi Pandeglang termasuk kategori tingkat kemiskinan tertinggi di Banten," ujar Wawan, Jumat 1 Mei 2026.
Penerimaan siswa yang difokuskan pada keluarga kategori Desil 1 hingga Desil 5 menurut Wawan bertujuan untuk memastikan bahwa mereka yang berada di lingkaran kemiskinan mendapatkan prioritas perlindungan negara. Melalui pendidikan berasrama, Ia menyebut anak-anak diberikan kesempatan untuk keluar dari lingkungan yang terbatas dan fokus pada pengembangan potensi diri.
Keberadaan Sekolah Rakyat di Pandeglang juga dinilainya memberikan keuntungan aksesibilitas bagi orang tua siswa dalam memantau perkembangan pendidikan anak-anak mereka. Lokasi yang strategis di wilayah sendiri diharapkan Wawan membuat proses adaptasi siswa lebih mudah dibandingkan harus menempuh pendidikan di luar daerah.
"Mudah-mudahan sebelum Juli sudah selesai dan bisa menerima siswa baru, karena tujuannya adalah memutus mata rantai kemiskinan tersebut," katanya.
Harapan besar pun Ia sematkan agar porsi penerimaan siswa bagi warga lokal Pandeglang jauh lebih besar dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Banten. Dengan jaminan biaya pendidikan dan biaya hidup selama berasrama, menurut Wawan siswa dapat fokus mencapai prestasi tertinggi tanpa terbebani masalah ekonomi orang tua.
"Langkah ini diharapkan mampu menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan indeks pembangunan manusia di wilayah Pandeglang," kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....