Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang Capai 25 Persen
- 30 Apr 2026 14:17 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Proyek pembangunan fisik Sekolah Rakyat (SR) di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang terus menunjukkan kemajuan positif dengan capaian pengerjaan yang kini menyentuh angka 25 persen. Saat ini, proses konstruksi telah memasuki tahap pembangunan kolom-kolom gedung serta penyiapan berbagai fasilitas pendukung utama.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Wawan Setiawan, menyatakan peninjauan rutin dilakukan untuk melihat kesiapan infrastruktur sebelum memasuki masa penerimaan siswa baru. Fokus pembangunan saat ini mencakup seluruh komponen fasilitas, mulai dari ruang kelas hingga area asrama.
Meskipun terdapat harapan percepatan dari pemerintah pusat untuk selesai di bulan Juni, Ia menyebut tim pelaksana di lapangan tetap bekerja sesuai koridor kontrak pengerjaan yang dijadwalkan rampung pada Agustus mendatang.
"Progres saat ini sudah mencapai kurang lebih 25 persen, seluruh gedung dan fasilitas sudah mulai dikerjakan hingga tahap kolom. Sesuai kontrak jadwalnya berakhir Agustus, namun diharapkan bisa rampung lebih awal," kata Wawan, Jumat 30 April 2026.
Wawan mengatakan guna mendukung kelancaran proyek, Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus memperkuat koordinasi dengan warga sekitar untuk meminimalkan kendala sosial. Salah satunya melalui penyelesaian penyesuaian batas pagar demi menjaga kondusivitas lingkungan pembangunan.
Selain struktur bangunan, tim teknis juga disebutnya tengah melakukan pengeboran di beberapa titik lokasi sekolah untuk menjamin ketersediaan sumber air bersih bagi calon penghuni sekolah nantinya. Secara keseluruhan, fasilitas yang tengah dibangun meliputi 23 gedung permanen yang akan difungsikan sebagai asrama murid, hunian guru, serta ruang belajar terintegrasi dari tingkat SD hingga SMA.
Infrastruktur pendidikan ini juga akan dilengkapi dengan dua lapangan luas untuk aktivitas olahraga dan upacara. Desain gedung yang representatif ini dikatakan Wawan sengaja disiapkan guna memberikan lingkungan belajar yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dinas Sosial mengakui dinamika pengerjaan di lapangan cukup tinggi, mengingat besarnya harapan masyarakat agar sekolah ini segera beroperasi. Namun, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan bagian kolom dan atap bangunan sebelum terkendala faktor cuaca.
"Kendala selisih batas pagar dengan warga sudah kami selesaikan agar situasi tetap kondusif. Saat ini kami juga sedang fokus pada pengeboran air di beberapa titik untuk kebutuhan fasilitas sekolah nantinya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....