Wabup Iing: Kualitas Gizi Harus Menjadi Prioritas SPPG

  • 10 Jan 2026 10:02 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi mengingatkan kualitas gizi makanan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal tersebut penting karena SPPG merupakan dapur utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia.

“SPPG ini dibentuk untuk mendukung program mulia Bapak Presiden. Kita semua harus menyukseskannya. Jangan sampai ada kasus keracunan atau masalah lain akibat kelalaian dalam pengolahan makanan,” ujar Wabup Iing saat grand launching SPPG Sobang Jaya yang dikelola Yayasan Bima Sakti, di Kampung Cibintarok, Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: SPPG Cahaya Baru Salurkan 2.800 Porsi MBG di Pandeglang

Menurutnya, kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan harus benar-benar sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Ia optimistis seluruh SPPG di Kabupaten Pandeglang mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik.

“Saya yakin SPPG sudah mengikuti standar yang dibuat oleh BGN. Tinggal bagaimana konsistensi dalam pelaksanaannya agar program ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.

Baca juga: Pemkab Pandeglang Launching MBG di SMPN 1 Bojong

Selain menekankan kualitas gizi, Wabup Iing juga meminta agar pengelola SPPG memprioritaskan pemberdayaan masyarakat lokal. Ia menginstruksikan agar proses rekrutmen relawan melibatkan minimal 70 persen warga setempat di wilayah domisili SPPG.

“Saya minta 70 persen relawan berasal dari warga sekitar, sisanya boleh dari luar desa. Kurang lebih setiap SPPG merekrut 40 sampai 50 relawan,” ujar Iing.

Baca juga: Tak Ada Biaya, Enam Dapur MBG di Pandeglang Terhenti Sementara

Sementara Kepala SPPG Sobang Jaya, Anwar Mujahidin menyampaikan, pembentukan dan operasional SPPG Sobang Jaya telah disesuaikan dengan standar yang ditetapkan oleh BGN.

“Jumlah relawan sebanyak 47 orang, satu orang akuntan, satu ahli gizi, dan satu kepala SPPG. Semua sudah dipersiapkan untuk memastikan pelayanan gizi berjalan optimal,” ucap Anwar.

Ia berharap dengan diresmikannya SPPG Sobang Jaya, program MBG dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan di Kecamatan Sobang. (Ridwan Maulana).

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....