SPPG Cahaya Baru Salurkan 2.800 Porsi MBG di Pandeglang
- 02 Sep 2025 18:44 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cahaya Baru di Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2.800 siswa dari 15 sekolah di Kecamatan Koroncong maupun Pandeglang.
Penyaluran ini menjangkau jenjang pendidikan mulai TK, PAUD, SD, SMP hingga SMK sebagai upaya pemenuhan gizi anak sekolah.
Koordinator SPPG Cahaya Baru, Ridwan Hidayat mengatakan, distribusi makanan dilakukan dua kali dalam sehari. Penyaluran makanan untuk siswa TK dan SD disalurkan pada pukul 07.00-08.00 WIB, sedangkan untuk SMP dan SMK disalurkan pukul 10.00-11.00 WIB.
“Untuk TK dan SD pukul 07.00 sampai 08.00, sedangkan SMP dan SMK pukul 10.00 hingga 11.00. Driver hanya mengantarkan ke satu titik lokasi, lalu siswa membawa rantang masing-masing," Katanya, Selasa (2/9/2025).
Selain itu, menu makanan juga disusun oleh tenaga ahli gizi dan dievaluasi dan diganti setiap dua minggu. Jika ada menu yang tidak disukai siswa, sisa makanan ditimbang untuk menjadi bahan pertimbangan.
Tak hanya itu, Ridwan memastikan aspek keamanan pangan juga menjadi perhatian utama. Menurutnya, relawan dapur telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan bekerja sama dengan Puskesmas Bangkonol, Dinas Kesehatan untuk memastikan kebersihan dan kelayakan makanan.
“Hari ini menunya nasi dengan ayam, sayur, lauk tambahan, dan jeruk. Apabila ada menu yang tidak disukai siswa, sisa makanan ditimbang untuk bahan evaluasi agar bisa diperbaiki ke depannya,” ucapnya.
Salah satu sekolah penerima manfaat adalah SMK Negeri 2 Pandeglang, dengan jumlah penerima perharinya mencapai 1.319 siswa. Salah satu siswa penerima manfaat, Dinda menuturkan, program Makan Bergizi Gratis memberi banyak dampak positif bagi dirinya dan teman-teman di sekolah.
Dia berharap menu makanannya lebih sering diganti supaya tidak membosankan. Baik dengan olahan ikan, sayur yang berbeda, atau buah yang bervariasi.
“Sekarang sudah cukup baik, tetapi kalau bisa menunya lebih sering diganti supaya tidak membosankan," ucapnya. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....