Pendekatan Humanis Cegah HIV/AIDS dan Narkoba

  • 26 Jan 2026 10:24 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Kasus HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi tantangan kesehatan dan sosial yang signifikan, terutama bagi warga inklusi. Kelompok ini mencakup komunitas rentan, kelompok marginal, serta individu dengan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan informasi.

Ketua Pelaksana Proyek Yayasan Teras Inklusi, Faizah Ardiah, S.Pd., menyampaikan bahwa pendekatan yang humanis dan non-diskriminatif sangat penting dalam penanganan persoalan tersebut. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program Ngobras Pro 1 RRI Banjarmasin, Minggu, 25 Januari 2026.

“Warga inklusi membutuhkan informasi yang benar, layanan yang aman, serta dukungan sosial,” ujarnya. “Pencegahan HIV/AIDS dan narkoba tidak dapat dilakukan melalui stigma, melainkan dengan edukasi dan pendampingan.”

Baca juga: Dukungan Masyarakat Penting bagi Penyintas HIV/AIDS

Program yang dijalankan Yayasan Teras Inklusi meliputi edukasi pencegahan HIV/AIDS, penggunaan alat suntik steril, serta layanan konseling dan tes HIV sukarela (VCT). Selain itu, terdapat program rehabilitasi narkoba berbasis komunitas yang melibatkan peer educator dari kalangan warga inklusi.

Faizah Ardiah menjelaskan pelibatan peer educator dinilai mampu membuat pesan pencegahan lebih mudah diterima dan dipahami oleh sasaran. Pendekatan ini juga memperkuat rasa kepercayaan dan partisipasi aktif warga inklusi dalam program kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....