YPR Kobra Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Napza

  • 26 Jan 2026 09:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Yayasan Peduli Remaja (YPR) Kobra terus menunjukkan peran aktif dalam menekan laju peningkatan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza) di Kalimantan Selatan. Melalui berbagai program edukasi, pencegahan, dan pendampingan, YPR Kobra menjadi salah satu garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Ketua YPR Kobra, Ardian Noverdi Pratama, menyampaikan bahwa peningkatan kasus penyalahgunaan tersebut, khususnya di kalangan remaja dan usia produktif, menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, YPR Kobra secara konsisten melakukan sosialisasi ke sekolah, komunitas pemuda, serta lingkungan masyarakat yang dinilai rentan.

“Pendekatan kami tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan edukatif,” ujar Ardian, Minggu, 26 Januari 2026. “Remaja perlu dibekali pengetahuan, ketahanan mental, serta lingkungan yang sehat agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan Napza.”

Selain kegiatan edukasi, YPR Kobra juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat penegak hukum, instansi pendidikan, dan organisasi masyarakat. Sinergi tersebut bertujuan memperkuat sistem pencegahan dan penanganan penyalahgunaan Napza di Kalimantan Selatan.

Baca juga: Pendekatan Humanis Cegah HIV/AIDS dan Narkoba

Program pendampingan dan rehabilitasi sosial juga menjadi fokus YPR Kobra bagi para korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Pendekatan berbasis kemanusiaan ini diharapkan mampu membantu korban pulih dan kembali berfungsi secara sosial di tengah masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. YPR Kobra menegaskan bahwa perang melawan Napza bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dengan berbagai upaya tersebut, YPR Kobra optimistis dapat berkontribusi signifikan dalam menekan angka penyalahgunaan Napza. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan generasi Kalimantan Selatan yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....