Strategi dan Tantangan Produk Lokal UMKM Menembus Pasar Ekspor
- 01 Mar 2025 13:14 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dan sangat startegis dalam perekonomian Indonesia. UMKM juga dihadapkan oleh tantangan saat memasuki pasar ekspor.
“Banyak produk UMKM kita sebenarnya punya potensi besar, tapi masih terkendala standar kualitas dan regulasi internasional,” kata Project Manager Wetland Box, Siti Salimah atau Selly, bersama Business Owner Ray's Group Indonesia Dwi Rayindra Marchiano, dalam acara Ruang UMKM Pro 4 RRI Banjarmasin, Kamis (27/2/2025).
Dwi Rayindra Marchiano mengatakan, salah satu kendala utama adalah kurangnya pemahaman terhadap persyaratan ekspor. Seperti halnya sertifikasi dan perizinan yang sering kali dianggap rumit oleh pelaku usaha kecil.
“Persaingan di pasar internasional sangat ketat, kita harus bisa menunjukkan keunikan dan kualitas produk kita. Salah satu strategi yang efektif adalah menargetkan pasar regional terlebih dahulu sebelum ekspansi ke negara yang lebih jauh,” ujar Dwi Rayindra Marchiano, pengusaha sukses yang membawa produk-produk Ray’s Group ke pasar luar negeri.
Dikesempatan ini Dwi berbagi pengalamannya dalam menghadapi persaingan global. Menurutnya, UMKM harus aktif dalam mencari informasi tentang tren pasar dan kebutuhan konsumen di negara tujuan ekspor, salah satu strategi utama ada;ah meningkatkan kualitas produk.
Sementara itu Selly menekankan bahwa UMKM perlu berinvestasi dalam bahan baku yang lebih baik dan proses produksi yang sesuai dengan standar internasional. Jangan takut untuk berinovasi dan memperbaiki kualitas produk.
"Sertifikasi seperti HACCP atau ISO bisa menjadi nilai tambah yang meningkatkan daya saing produk UMKM di luar negeri. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran juga menjadi faktor kunci dalam menembus pasar global," kata Selly..
Dibagian lain Dwi mengatakan, bahwa setiap negara memiliki aturan berbeda dalam impor barang. Sehingga penting bagi UMKM untuk memahami persyaratan dokumen seperti packing list, faktur komersial, dan sertifikasi kesehatan.
“Jika kita sudah memahami aturan mainnya, proses ekspor bisa menjadi lebih mudah dan efisien,” ujarnya.
Dwi juga mendorong UMKM untuk menjalin kerja sama dengan mitra bisnis yang memiliki pengalaman di bidang ekspor. Hal itu agar dapat mempermudah akses UMKM ke pasar internasional.
Siaran Ruang UMKM kali ini memberikan wawasan mendalam bagi para pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis mereka ke luar negeri. Dengan fokus pada peningkatan kualitas, pemahaman regulasi, dan strategi pemasaran yang tepat, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di kancah global.
Melalui siaran ini diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang berani mengambil langkah untuk go international. Sehingga produk lokal dapat semakin dikenal di pasar dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....