Belajar Sabar dan Ikhlas dari Kisah Nabi Ibrahim

  • 04 Jun 2026 10:23 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari berbagai ujian dan cobaan. Tidak jarang, ujian terberat justru datang dari hal-hal yang paling dicintai dalam kehidupan.

Topik tersebut dibahas dalam siaran “Inspirasi Kehidupan” di RRI Pro1 Banjarmasin, Sabtu, 30 Mei 2026, bersama psikolog sekaligus praktisi parenting dan keluarga, Rimalia Karim. Ia mengulas makna ikhlas dan sabar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Menurut Rimalia, manusia secara alami diciptakan untuk menghindari penderitaan dan rasa sakit. Karena itu, munculnya kesedihan, ketakutan, atau kekecewaan saat menghadapi musibah merupakan hal yang wajar.

Ia menegaskan bahwa banyak orang merasa gagal karena tidak dapat langsung menerima keadaan dengan ikhlas. Padahal, sabar bukan berarti menahan tangis atau menekan emosi, melainkan tetap mampu melanjutkan kehidupan di tengah rasa sakit yang dirasakan.

Rimalia menjelaskan bahwa proses penyembuhan luka batin membutuhkan waktu yang tidak singkat. Langkah awal yang penting adalah mengakui dan menerima perasaan yang muncul agar proses pemulihan dapat berjalan dengan sehat.

Ia mencontohkan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai gambaran tentang ketaatan dan keikhlasan yang luar biasa. Dalam kisah tersebut, Nabi Ibrahim tetap menjalankan perintah Allah Swt. meskipun harus menghadapi pergulatan batin yang sangat berat.

Menurutnya, setiap orang memiliki bentuk ujian yang berbeda-beda. Ada yang diuji melalui keluarga, pasangan, harta benda, pekerjaan, maupun hal-hal lain yang sangat dicintai.

Rimalia mengajak masyarakat untuk menemukan hikmah dan makna di balik setiap ujian yang dihadapi. Dengan memahami makna tersebut, seseorang dapat membangun daya juang, memperkuat ketahanan mental, dan tetap melangkah maju dalam menjalani kehidupan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....