Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail Ajarkan Pentingnya Koneksi Orang Tua dan Anak

  • 04 Jun 2026 08:18 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Islam, tetapi juga menyimpan pelajaran penting tentang pola asuh dalam keluarga. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga masa kini.

Hal itu disampaikan praktisi parenting dan keluarga, Rimalia Karim, dalam siaran “Inspirasi Kehidupan” di RRI Pro1 Banjarmasin, Sabtu, 30 Mei 2026. Menurutnya, ketaatan anak kepada orang tua berawal dari terbangunnya kepercayaan dan kedekatan emosional yang kuat.

Rimalia menjelaskan bahwa kepercayaan Nabi Ismail kepada Nabi Ibrahim tidak terbentuk secara instan. Hubungan tersebut tumbuh melalui komunikasi yang hangat, rasa saling menghargai, dan kedekatan yang dibangun dalam waktu yang panjang.

Anak yang merasa dihargai dan didengarkan cenderung lebih mudah menerima arahan dari orang tua. Sebaliknya, hubungan yang minim komunikasi dapat memicu jarak emosional dan menurunkan tingkat kepercayaan dalam keluarga.

Ia menilai banyak orang tua modern yang lebih fokus pada tuntutan dibandingkan membangun koneksi dengan anak. Kondisi tersebut kerap memunculkan konflik karena anak merasa tidak dipahami atau tidak mendapatkan pendampingan yang cukup.

Menurut Rimalia, tuntutan berlebihan dari orang tua sering kali berakar dari pengalaman masa lalu yang belum terselesaikan. Trauma masa kecil dapat memengaruhi cara seseorang mendidik anak dan tanpa disadari diwariskan kepada generasi berikutnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya penerimaan diri sebagai langkah awal untuk menyembuhkan luka batin. Orang tua perlu mengenali dan mengakui pengalaman masa lalu agar tidak menjadikan anak sebagai pelampiasan ambisi maupun tekanan yang pernah dialami.

Rimalia mengajak masyarakat untuk kembali memaknai cinta dalam keluarga sebagai fondasi utama pengasuhan. Kasih sayang, penerimaan, dan kepercayaan dinilai menjadi kunci dalam membangun ketahanan mental serta menciptakan hubungan yang sehat antara orang tua dan anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....