BKS Buka Piala Soeratin U-15 Kalsel dengan Pesta Gol 6-0

  • 24 Agt 2026 07:36 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Tanjung - Bintang Kalimantan Sukses (BKS) mengawali kiprahnya di Piala Soeratin U-15 Kalimantan Selatan 2026 dengan pesta gol. BKS menghajar Negara Dipa Hulu Sungai Utara (HSU) dengan skor telak 6-0 pada laga di Lapangan Sepakbola Tanta, Tanjung, Tabalong, Minggu, 23 Agustus 2026.

Kemenangan tersebut membuat tim asuhan Ronnie Carvalho mengamankan tiga poin sekaligus membuka peluang lolos ke babak berikutnya. Hasil ini menjadi modal penting bagi BKS untuk menghadapi pertandingan selanjutnya dalam kompetisi usia muda tersebut.

Meski meraih kemenangan besar, Pelatih BKS Ronnie Carvalho mengaku belum sepenuhnya puas dengan jalannya pertandingan. Ia justru menyoroti kondisi lapangan yang dinilainya belum memenuhi standar pertandingan Piala Soeratin.

“Alhamdulillah kita dapat poin penuh. Walaupun ada sedikit masalah lapangan, yang penting anak-anak sudah bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada,” ujar Ronnie.

Menurut Ronnie, para pemain mampu menjalankan instruksi yang diberikan meski harus beradaptasi dengan karakter lapangan yang berbeda dari biasanya. Kemampuan beradaptasi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membantu BKS tetap tampil efektif hingga mampu mencetak enam gol.

“Kita juga bisa mencetak skor cukup lebar sehingga lebih tenang menghadapi pertandingan kedua besok. Kita berharap besok bisa tampil lebih bagus lagi dan mudah-mudahan bisa terus melaju ke babak selanjutnya,” katanya.

Di balik kemenangan telak tersebut, Ronnie mengaku sempat menyampaikan protes kepada pihak terkait mengenai kondisi lapangan pertandingan. Ia menilai terdapat sejumlah fasilitas yang tidak sesuai dengan standar kompetisi, mulai dari ukuran lapangan hingga gawang.

“Saya tadi ada menyampaikan protes. Ini kompetisi Soeratin yang punya standar. Tetapi kami bermain di lapangan yang menurut saya tidak sesuai standar. Sepertinya ukuran gawang tidak sesuai, ukuran lapangan juga tidak sesuai. Ada beberapa hal yang tidak masuk dalam aturan kompetisi,” ucapnya.

Ronnie berharap PSSI melalui Asprov maupun panitia penyelenggara segera mengevaluasi persoalan tersebut. Menurut dia, seluruh peserta harus mengikuti regulasi kompetisi sehingga penyelenggara juga perlu memastikan fasilitas pertandingan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kalau tim melakukan pelanggaran pasti ditegur. Jadi penyelenggara juga harus mengikuti aturan yang ada. Hasil pertandingan bisa saja terpengaruh oleh kondisi seperti ini,” ujarnya.

Ronnie menegaskan pertandingan sepak bola dengan format 11 lawan 11 idealnya menggunakan lapangan sesuai standar. Ia menilai hal tersebut penting karena Piala Soeratin merupakan kompetisi resmi dengan regulasi yang harus dipatuhi seluruh pihak.

“Ini bukan pertandingan SSB biasa. Ini kompetisi besar, Soeratin U-15. Tidak bisa dimainkan di lapangan yang ukurannya kecil untuk format 11 lawan 11,” katanya.

Meski mempersoalkan kondisi lapangan, Ronnie memastikan BKS tidak ingin kehilangan fokus setelah meraih kemenangan pada laga perdana. Tim juga akan kembali bertanding di lapangan yang sama pada laga berikutnya dan para pemain sudah mulai memahami karakter lapangan tersebut.

“Besok kami main lagi di sini. Anak-anak sudah tahu kondisi lapangan. Mudah-mudahan semua kendala yang ada bisa kami lewati dan tetap tampil maksimal,” ucapnya.

Dengan tambahan tiga poin dari laga perdana, BKS kini memiliki peluang untuk melanjutkan langkah ke babak berikutnya. Tim pun akan berupaya mempertahankan performa sekaligus melakukan evaluasi agar dapat tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....