Langkah Peseban U17 Kandas di Semifinal Piala Soeratin, Wasaka Muda Melaju ke Final
- 20 Agt 2026 11:01 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Peseban Banjarmasin U17 tersingkir dari Piala Soeratin U17 Kalimantan Selatan 2026 setelah kalah 0-5 dari Wasaka Muda Indonesia U17 di babak semifinal.
- Pertandingan berlangsung di Lapangan Basis Kintap, Kabupaten Tanah Laut, pada hari Selasa, 18 Agustus 2026 sore.
- Wasaka Muda Indonesia langsung menguasai permainan sejak awal dan mencetak gol pertama kurang dari satu menit melalui M. Faidz Dzikri, memberikan momentum positif sepanjang laga.
RRI.CO.ID, Tanah Laut - Langkah Peseban Banjarmasin U17 di Piala Soeratin U17 Kalimantan Selatan 2026 terhenti di babak semifinal setelah kalah 0-5 dari Wasaka Muda Indonesia U17. Pertandingan berlangsung di Lapangan Basis Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Selasa, 18 Agustus 2026 sore.
Wasaka Muda langsung tampil menekan sejak awal pertandingan dan membuka keunggulan saat laga baru berjalan kurang dari satu menit melalui M. Faidz Dzikri. Keunggulan tersebut membuat Wasaka Muda semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan.
Raffa Gauza Mahardika Setiyadi kemudian menggandakan keunggulan Wasaka Muda pada menit ke-24. Peseban kembali kebobolan pada masa tambahan waktu babak pertama melalui Raffa Gauza sehingga skor 3-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Peseban melakukan dua pergantian pemain untuk mencoba mengubah jalannya pertandingan. Namun, Wasaka Muda tetap mampu mempertahankan dominasi dan menambah dua gol melalui Raffa Gauza pada menit ke-55 serta Fadil Akbar pada menit ke-69.
Peseban juga harus menerima tiga kartu kuning sepanjang pertandingan yang masing-masing diberikan kepada Raffi Hafiz Putra Yunizar, Gusti Mukramin, dan Muhammad Zidan Arkan. Hingga pertandingan berakhir, Peseban tidak mampu memperkecil ketertinggalan dan harus mengakhiri laga dengan skor 0-5.
Pelatih Peseban U17, Bambang Hermawan, mengakui hasil pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim. Menurutnya, waktu persiapan yang sangat singkat menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Peseban sepanjang turnamen.
“Hasil ini tentu mengecewakan, tapi kami harus jujur dengan kondisi yang ada,” ujar Bambang Hermawan. “Persiapan kami hanya satu minggu dari seleksi, pembentukan tim, sampai turun bertanding. Dengan waktu sesingkat itu, wajar jika ada aspek yang belum sempurna.”
Meski gagal melaju ke final, Bambang tetap mengapresiasi perjuangan para pemain selama kompetisi. Ia menilai anak asuhnya tetap menunjukkan semangat bertanding dan berusaha memberikan kemampuan terbaik hingga pertandingan berakhir.
Sementara itu, Manajer Peseban U17, M. Sadiq, melihat perjalanan tim dari sisi yang lebih luas. Menurutnya, keberhasilan mencapai semifinal dengan waktu persiapan yang terbatas menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.
“Sejujurnya, dengan persiapan hanya satu minggu, bisa sampai semifinal itu sudah sesuatu yang cukup membanggakan,” ucap M. Sadiq. “Dan yang lebih penting lagi, seluruh pemain yang kami turunkan adalah talenta asli Kalimantan Selatan, tidak ada pemain luar yang kami pakai.”
Sadiq menilai perjalanan Peseban menunjukkan bahwa pemain muda lokal Kalimantan Selatan memiliki potensi untuk bersaing di level kompetisi daerah. Ia berharap ke depan proses persiapan dan pembentukan tim dapat dilakukan lebih matang agar prestasi yang diraih semakin maksimal.
Dengan hasil tersebut, Peseban Banjarmasin U17 resmi mengakhiri perjalanan di Piala Soeratin U17 Kalimantan Selatan 2026. Sementara itu, kemenangan atas Peseban mengantarkan Wasaka Muda Indonesia U17 melaju ke babak final.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....