Karhutla Mereda, Pemko Banjarbaru Siapkan Mitigasi Jangka Panjang
- 06 Okt 2026 14:08 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Pemko Banjarbarui menyiapkan upaya jangka panjang untuk mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal itu menjadi salah satu yang di bahas dalam rakor SKPD Pemko Banjarbaru. Pada acara yang, berlangsung di Aula Gawi Sabarataan, Selasa 6 Oktober 2025.
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni, mengungkapkan, pihaknya tak ingin lagi penanganan karhutla hanya berfokus pada pencegahan, bukan sekadar pemadaman saat api sudah membesar. Melainkan melalui sistem pencegahan dini dan mitigasi yang konsisten sejak musim kemarau dimulai.
"Kami akan menyiapkan langkah bagaimana memitigasi Karhutla dan kekeringan sebaik - baiknya saat kemarau," katanya.
Menurutnya sebagai langkah mitigasi itu, yakni dengan tata kelola lahan yang saat ini teridentifikasi sebagai titik rawan karhutla. Hhal ini agar ke depannya dapat dikelola dengan lebih optimal dan aman.
"Misalnya tadi mungkin pada penataan lahan-lahan yang sekarang menjadi penyebab karhutla itu, itu mungkin akan kita desain nantinya sebaik mungkin, tentunya melibatkan partisipasi masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Banjarbaru Zaini Syahranie mengungkapkan, saat ini fire spot Karhutla di wilayah mulai menurun drastis. Dimana sebelumnya tercatat sebanyak 312 kali kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan total luas area yang terdampak mencapai kurang lebih 1.919,2 hektare.
"Kondisinya, sangat menurun untuk fire spot, namun masih ada sebagian di lahan gambut yang terbakar karena memang susah dipadamkan. Mudah mudahan kedepan artinya bahwa memang daerah gambut sudah berangsur-angsur hampir tidak ada lagi," katanya.
Meski Karhutla sudah mulai mengalami penurunan di kota Banjarbaru bukar berati kewaspadaan musim kemarau tidak ditingkatkan, sebab wilayah yang terdampak kekeringan semakin meluas dari 54 titik menjadi 85 titik di Kota berjuluk Idaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....