Turunkan Hotspot Karhutla OMC Kalsel Terus Dilakukan
- 29 Sep 2026 10:37 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan tetap dilanjutkan. Yakni hingga 30 September 2026.
Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan OMC masih dilakukan. Karena potensi pertumbuhan awan hujan masih tersedia di sejumlah wilayah.
“Operasi modifikasi cuaca tetap akan terus dilakukan selama beberapa hari ke depan karena masih ada potensi awan di wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Ariansyah di Banjarbaru, Senin 28 September 2026.
Menurutnya, hujan pada 25 hingga 27 September memberikan dampak positif terhadap kondisi karhutla. Berdasarkan pantauan BMKG, jumlah hotspot pada 26 September turun menjadi sekitar 276 titik, dari sebelumnya 487 hotspot pada 25 September.
Sejumlah titik api yang terpantau melalui patroli di Kertak Hanyar, Handil Bakti dan Kabupaten Banjar juga telah padam setelah wilayah tersebut diguyur hujan. Meski demikian, BPBD tetap memaksimalkan OMC untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan.
Selain menekan fire spot dan hotspot, hujan buatan juga diharapkan dapat menambah debit sumber air untuk mendukung penanganan karhutla dan kebutuhan air baku masyarakat. “OMC terus diupayakan untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan, sehingga dapat menekan fire spot dan hotspot, sekaligus menambah debit sumber air,” kata Ariansyah.
OMC Kalsel telah berlangsung sejak 22 September 2026 dan dijadwalkan berjalan hingga 30 September 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....