Pelestarian Lingkungan Perlu Dimulai dari Perbaikan Moral
- 06 Okt 2026 15:14 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Penanganan krisis lingkungan hidup tidak cukup hanya mengandalkan solusi teknis tanpa menyentuh persoalan moral manusia.
- Kesadaran menjaga kelestarian alam dipandang sebagai bagian integral dari pengamalan ajaran Islam.
- Kelestarian bumi sangat bergantung pada kemampuan manusia dalam mengendalikan hawa nafsu dan membatasi perilaku konsumtif.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Penanganan krisis lingkungan hidup dinilai tidak cukup hanya mengandalkan solusi teknis tanpa menyentuh persoalan moral manusia. Kesadaran menjaga kelestarian alam dipandang sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam.
Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Ustaz Dr. Ali Muammar ZA, M.A., dalam program Kuliah Subuh RRI Pro1 Banjarmasin, Kamis, 1 Oktober 2026. Menurutnya, kelestarian bumi sangat bergantung pada kemampuan manusia mengendalikan hawa nafsu dan membatasi perilaku konsumtif.
“Sikap serakah dan konsumtif tanpa batas telah merusak tatanan alam yang diciptakan penuh keseimbangan,” ujar Ali Muammar. “Karena itu, manusia perlu mengendalikan diri dan menjaga alam sebagai bagian dari amanah.”
Ia menjelaskan perilaku manusia yang mengabaikan nilai-nilai agama dapat menjadi salah satu pemicu berbagai kerusakan ekologis. Eksploitasi alam secara berlebihan juga dinilai bertentangan dengan amanah manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Menurutnya, Islam memberikan panduan mengenai kewajiban menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan. Pelestarian alam tidak hanya berkaitan dengan kepentingan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah.
“Menjaga alam bukan sekadar pilihan sosial, melainkan tanggung jawab keagamaan yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan,” ucap Ali Muammar. “Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.”
Ia menilai berbagai regulasi lingkungan tidak akan berjalan optimal tanpa diiringi kesadaran dan kepedulian masyarakat. Upaya pelestarian lingkungan perlu dimulai dari lingkungan terkecil melalui kebiasaan menjaga kebersihan dan menghindari tindakan yang merusak alam.
“Perubahan besar harus dimulai dari kesadaran individu dalam menjaga kebersihan dan menghentikan perusakan alam,” kata Ali Muammar. “Dari kesadaran individu, kepedulian tersebut dapat berkembang menjadi gerakan bersama.”
Pendekatan keagamaan diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap sesama makhluk dan lingkungan sekitar. Sinergi pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat juga diperlukan untuk memperkuat upaya menjaga keseimbangan ekosistem serta mengurangi risiko kerusakan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....