Spiderman Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Siapa Dibalik Topengnya?
- 28 Sep 2026 17:59 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Sosok Spiderman biasanya identik dengan aksi menyelamatkan warga dari bahaya. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Desa Palam, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin 28 September 2026.
Bukan untuk melawan penjahat. Sosok berkostum laba-laba ini turun langsung membantu warga yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.
Sosok tersebut adalah Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel, Syamsir Rahman. Ia sengaja mengenakan kostum Spiderman saat memimpin penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Palam.
Aksi unik itu sontak menarik perhatian warga. Di tengah suasana penyaluran bantuan, kehadiran Syamsir dengan kostum superhero menjadi cara persuasif untuk membangun kedekatan dan mencairkan suasana bersama masyarakat.
Di balik aksi yang mengundang perhatian tersebut, bantuan yang disalurkan cukup besar. Sebanyak empat tandon dengan total sekitar 20 ribu liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 100 rumah warga.
Syamsir mengatakan, penggunaan kostum Spiderman tidak mengubah tujuan utama kedatangannya, yakni memastikan masyarakat yang terdampak kemarau tetap mendapatkan akses air bersih. “Kita peduli terhadap masyarakat yang terdampak akibat kemarau panjang,” ujar Syamsir.
Menurutnya, distribusi air bersih merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami keterbatasan pasokan air selama musim kemarau.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga Desa Palam yang terdampak kekeringan. Dengan mengenakan kostum Spiderman, Syamsir sekaligus menunjukkan pendekatan yang lebih humanis dalam menyalurkan bantuan.
Pemerintah tidak hanya hadir melalui bantuan, tetapi juga berupaya membangun interaksi yang dekat dan hangat dengan masyarakat. Bagi warga Desa Palam, kehadiran “Spiderman” di tengah distribusi air bersih menjadi pemandangan yang tidak biasa di tengah persoalan serius akibat kemarau panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....