Perkuat Penanganan Karhutla, Hercules TNI AU Bawa Damkar dan Ratusan APD ke Kalsel

  • 19 Sep 2026 14:22 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Suara mesin Hercules kembali menggetarkan Apron Lanud Sjamsudin Noor. Di balik penerbangan pesawat TNI Angkatan Udara A-1318 yang mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, terdapat dukungan yang segera dibutuhkan untuk menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang masih menjadi perhatian di wilayah Kalimantan Selatan.

Pesawat Hercules TNI AU A-1318 kembali tiba di Lanud Sjamsudin Noor, pada Jumat 18 September 2026. Pesawat ini membawa 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 173 Alat Pelindung Diri (APD) bantuan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI).

Begitu roda pesawat menyentuh apron, personel Lanud Sjamsudin Noor langsung bergerak. Tidak menunggu lama, proses penurunan kendaraan dan perlengkapan segera dilakukan.

Satu per satu dukungan diturunkan dari badan pesawat Hercules untuk kemudian dipersiapkan sebelum bergerak menuju unsur yang membutuhkan. Di sinilah peran Lanud Sjamsudin Noor menjadi penting.

Sebagai salah satu titik masuk dukungan melalui jalur udara, Lanud Sam memastikan setiap bantuan yang tiba dapat segera ditangani, diturunkan, diamankan, dan dipersiapkan untuk didistribusikan sesuai kebutuhan penanganan Karhutla di Kalsel.

Dua unit mobil Damkar yang tiba menjadi tambahan kekuatan untuk mendukung penanganan Karhutla sekaligus membantu menyalurkan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya membantu warga menghadapi dampak El Nino dan kondisi kemarau, sekaligus meringankan kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.

Sementara APD dipersiapkan sebagai perlengkapan perlindungan bagi personel yang berada di lapangan menghadapi kondisi panas, asap, maupun medan yang penuh tantangan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan bahwa Lanud Sjamsudin Noor akan memastikan setiap dukungan yang masuk melalui jalur udara dapat segera diproses sehingga tidak berhenti di apron, tetapi benar-benar bergerak menuju kebutuhan di lapangan.

Kesiapan peralatan dan keselamatan personel menjadi dua hal yang harus berjalan beriringan dalam pelaksanaan tugas penanganan Karhutla. Tambahan mobil pemadam dan APD ini menjadi dukungan penting bagi personel di lapangan.

"Peralatan harus siap digunakan, namun keselamatan personel juga tetap menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan tugas," katanya.

Kedatangan Hercules TNI AU menjadi bagian dari rangkaian dukungan udara yang terus bergerak menuju Kalsel. Dari apron Lanud Sam, bantuan tidak berhenti sebagai muatan pesawat.

Dua mobil Damkar dan APD tersebut selanjutnya dipersiapkan untuk bergerak menuju medan tugas, menambah kesiapan kekuatan dalam menghadapi Karhutla di wilayah Kalsel.

Bagi Lanud Sjamsudin Noor, setiap pesawat yang datang membawa dukungan memiliki arti penting. Karena di balik aktivitas di apron, ada satu tujuan yang terus dikejar, memastikan dukungan dari udara dapat secepat mungkin hadir di lapangan saat dibutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....