Memacu Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran di Kalimantan Selatan

  • 22 Sep 2026 14:31 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • BPMP Kalimantan Selatan mempercepat digitalisasi pembelajaran sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Banua.
  • Transformasi digital mencakup penguatan infrastruktur TIK dan pemanfaatan platform digital merata dari jenjang dasar hingga menengah.
  • Perangkat digital seperti Chromebook dan Interactive Flat Panel (IFP) telah didistribusikan secara bertahap ke sekolah-sekolah di 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan terus memacu akselerasi digitalisasi pembelajaran di seluruh satuan pendidikan di wilayah Banua. Langkah strategis ini mencakup penguatan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta pemanfaatan platform digital secara merata dari jenjang dasar hingga menengah.

"Transformasi digital merupakan fondasi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan daerah," kata Abdullah Husaini, Penelaah Teknis Kebijakan BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, dalam siaran "Cerita di Siang Hari" RRI Pro 1 Banjarmasin, Kamis, 17 September 2026.

Menurutnya, bantuan perangkat seperti komputer Chromebook hingga Interactive Flat Panel (IFP) telah didistribusikan secara bertahap ke sekolah-sekolah di 13 kabupaten dan kota. Upaya penyediaan fasilitas ini bertujuan agar seluruh peserta didik memiliki akses pembelajaran berbasis teknologi yang setara.

"Implementasi teknologi di ruang kelas terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang jauh lebih interaktif dan adaptif bagi para siswa," ujarnya.

Pemanfaatan akun pembelajaran dan platform digital Kemendikdasmen menjadi kunci keberhasilan dalam menyusun materi edukasi yang menarik. Pihaknya ingin memastikan seluruh satuan pendidikan di Kalsel dapat memanfaatkan teknologi guna mendukung proses belajar yang optimal.

Meski demikian, tantangan berupa ketersediaan jaringan internet di wilayah terpencil masih menjadi perhatian serius pihak pengelola pendidikan. BPMP Kalsel berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan dinas terkait guna mengatasi kendala konektivitas tersebut.

Sinkronisasi data melalui Dashboard Pemantauan Digitalisasi terus dilakukan agar intervensi program tepat sasaran di setiap daerah. Integrasi data sekolah penerima bantuan dilakukan secara transparan melalui sistem pendataan Dapodik yang senantiasa diperbarui.

Menurutnya, pendampingan berkala juga diberikan kepada satuan pendidikan yang memerlukan penyesuaian teknis pengoperasian sarana TIK. Sinergi bersama dinas pendidikan daerah sangat penting agar fasilitas yang ada benar-benar terpakai secara efektif.

Dampak positif dari digitalisasi ini mulai terlihat pada peningkatan keterlibatan siswa saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sekolah di kawasan pedesaan kini mulai terbiasa menggunakan media pembelajaran berbasis digital secara mandiri. Peningkatan kualitas sarana penunjang diharapkan mampu memangkas kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah di Kalimantan Selatan.

BPMP Kalimantan Selatan bertekad untuk terus mengawal keberlanjutan program digitalisasi pendidikan hingga seluruh target tercapai. Pemantauan dan evaluasi berkala dipastikan menjadi agenda rutin demi menjaga kualitas pemanfaatan TIK di ruang kelas.

"Digitalisasi bukan sekadar membagikan perangkat, melainkan membangun ekosistem belajar yang modern dan berkelanjutan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....