Keteladanan Rasulullah Penting dalam Membentuk Karakter Generasi
- 20 Sep 2026 17:47 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Meneladani akhlak Rasulullah saw merupakan salah satu cara penting dalam membangun karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
- Keteladanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga mencakup kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, kasih sayang, dan sikap menghargai sesama.
- Mencontoh karakter Rasulullah saw dapat menjadi bekal untuk meraih keselamatan di dunia dan akhirat menurut Ustaz Dr. H. Hajiannor, M.Ag.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Meneladani akhlak Rasulullah saw menjadi salah satu cara penting dalam membangun karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga mencakup kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, kasih sayang, dan sikap menghargai sesama.
Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Ustaz Dr. H. Hajiannor, M.Ag., dalam acara Kuliah Subuh RRI Pro1 Banjarmasin, Minggu, 20 September 2026. Menurutnya, mencontoh karakter Rasulullah saw dapat menjadi bekal untuk meraih keselamatan di dunia dan akhirat.
“Apabila kita mencontoh karakter Rasulullah, insyaallah kita akan selamat dunia dan akhirat,” ujar Hajiannor. “Apabila kita berbuat kebaikan di dunia, kita akan menuai hasilnya kelak dan pahala dari kebaikan tersebut akan terus mengalir sampai akhirat.”
Hajiannor menjelaskan, Rasulullah saw dikenal sebagai sosok yang memiliki akhlak mulia, senantiasa berkata jujur, dan dapat dipercaya. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan generasi muda dalam kehidupan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Di lingkungan pendidikan, sikap jujur dapat diwujudkan dengan tidak menyontek dan berani mengakui kesalahan. Sikap tanggung jawab dapat diterapkan dengan menyelesaikan tugas tepat waktu, sedangkan sikap saling menghargai dapat dilakukan dengan menghormati guru, teman, dan seluruh warga sekolah.
Ia juga menjelaskan, meneladani Rasulullah saw berarti belajar bersabar ketika menghadapi kesulitan dan tidak membalas keburukan dengan keburukan. Penerapan nilai-nilai tersebut secara konsisten dapat menumbuhkan karakter positif yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Menurut Hajiannor, pendidikan karakter yang berlandaskan keteladanan Rasulullah saw diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....