Distan Banjar Dorong Pertanian Modern melalui Farm Field Day

  • 18 Sep 2026 12:37 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Martapura – Dinas Pertanian Kabupaten Banjar mendorong penerapan teknologi pertanian melalui kegiatan Farm Field Day (FFD) di Desa Takuti, Kecamatan Mataraman, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan panen demplot cabai dan tomat yang melibatkan kelompok tani serta penyuluh pertanian setempat.

Camat Mataraman, Heryanto, mengatakan pemerintah kecamatan bersama Dinas Pertanian terus mendorong transformasi dari pertanian tradisional menuju pertanian modern. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menghasilkan komoditas pertanian dengan nilai jual yang lebih baik.

“Melalui dukungan sarana, prasarana, serta fasilitas pengajuan proposal bantuan alat dan bibit, para petani di KWT Tunas Muda dan Gapoktan Berkat Maju didorong untuk terus berinovasi,” ujar Heryanto. “Langkah ini untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendongkrak kesejahteraan keluarga petani.”

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Distan Banjar, drh. Akbar Susanto, mengapresiasi KWT Tunas Muda, penyuluh, dan petani yang terlibat dalam pelaksanaan demplot. Menurutnya, hasil demplot menunjukkan penerapan teknologi yang tepat dapat meningkatkan hasil budidaya secara efisien.

“Melalui demplot cabai dan tomat, kita telah membuktikan bahwa penerapan teknologi pertanian yang tepat mampu mendongkrak hasil panen secara optimal dan efisien,” ucap Akbar. “Hasil ini menjadi bukti bahwa teknologi dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.”

Akbar menilai pengembangan hortikultura perlu diperluas karena berkaitan dengan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi. Keberhasilan demplot di Desa Takuti diharapkan dapat diterapkan pada lahan petani lainnya.

“Sektor hortikultura menjadi pilar utama ketahanan pangan dan penekan inflasi, sehingga keberhasilan demplot ini harus diduplikasi ke lahan petani lainnya,” kata Akbar. “Semoga hasil panen berlimpah hari ini membawa berkah serta meningkatkan kesejahteraan keluarga petani.”

Selain pengembangan demplot, Distan Banjar memperkenalkan inovasi Keluarga Mandiri Pangan melalui Intensifikasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan atau KEMILAU INTAN LARANG. Program tersebut mendorong setiap keluarga memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan, mulai dari protein hewani seperti telur, sayuran, hingga Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Pengembangan teknologi pertanian dan pemanfaatan lahan pekarangan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Distan Banjar berharap inovasi tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi keluarga petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....