Gubernur Kalsel Siapkan Gerakan Besar-besaran Padamkan Karhutla Guntung Damar
- 17 Sep 2026 18:40 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Bencana Kebakaran Hutan dan lahan di Kalsel saat ini masih menjadi ancaman, karena belum padam sepenuhnya. Kabut asap juga masih menghantui sejumlah wilayah.
Hal itu pun menjadi salah satu pembahasan utama dalam rapat koordinasi Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan di Kalsel. Berlangsung di Gedung Idham Chalid, Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Kamis 17 September 2026.
Gubernur Kalsel H Muhidin mengungkapkan, saat ini lahan gambut Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Kelurahan Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, belum juga padam karena api membubuk didalam lahan gambut. Berbagai upaya pembasahan telah dilakukan selama ini, namun hasilnya belum maksimal, sehingga menurut Gubernur harus ada upaya besar - besaran agar api didalam gambut padam seutuhnya.
“Di daerah Guntung Damar itu masih ada asap, padahal apinya sudah tidak ada. Setelah diuji dengan thermal oleh kepolisian, ternyata api masih ada. Apinya di bawah. Karena kita ini gambut, di bawahnya itu masih ada api. Nah, ini yang akan kita kerjakan besok supaya benar-benar apinya hilang. Kita bagi tugas, ada bloknya. Blok A Polri, blok B itu nanti ditangani ASN BPBD bersama unsur terkait, termasuk TNI dan Lanud,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, telah menyiapkan penggunaan cairan surfaktan dalam penanganan api di gambut. Menurut Kapolda cairan tersebut akan disuntik ke gambut dan membuat proses pemadaman lebih efisien.
Kapolda menambahkan, cairan surfaktan tersebut kini sudah dapat diperbanyak untuk digunakan oleh unsur yang terlibat dalam pemadaman.
”Alhamdulillah sudah bisa kita perbanyak dan akan kita bagikan kepada semua instansi yang terlibat dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kalimantan Selatan,” ungkapnya
Dalam rakor tersebut yang menjadi perhatian tidak hanya berkaitan dengan titik karhutla, tetapi juga kondisi kekeringan yang mulai berdampak pada ketersediaan air. Gubernur dan Forkopimda berencana meninjau langsung kondisi waduk Riam Kanan untuk memastikan kemampuan aliran air bertahan selama kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....