BMKG Ingatkan Nelayan Waspadai Arus dan Gelombang Laut
- 14 Sep 2026 18:21 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- BMKG mengingatkan nelayan mewaspadai arus laut yang dapat mencapai 3 knot pada pukul 16.00–18.00 Wita.
- Tinggi gelombang diprakirakan mencapai 2,5 meter dengan angin bertiup dari arah tenggara hingga 25 knot.
- Kapal kecil dan perahu nelayan disarankan menjauhi area dengan arus dan gelombang kuat, sementara kapal besar masih dinilai dapat melintas.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin memprakirakan kondisi cuaca perairan pada Senin, 14 September 2026, pukul 10.00 hingga 24.00 Wita, umumnya cerah berawan. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 15 hingga 25 knot pada pukul 10.00 hingga 21.00 Wita, kemudian 15 hingga 20 knot hingga pukul 24.00 Wita.
Kepala Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Ota Welly Jenni Thalo, mengatakan arus laut secara umum bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 0,4 hingga 0,9 knot. Perubahan arah dan kecepatan arus terjadi setiap jam, dengan peningkatan yang perlu diwaspadai pada sore hari.
“Jadi, diwaspadai arus pada pukul 16.00 hingga 18.00 karena mencapai 3 knot,” ujar Ota saat dikonfirmasi RRI, Senin, 14 September 2026. “Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi aktivitas pelayaran, khususnya kapal berukuran kecil dan perahu nelayan.”
Pada pukul 19.00 Wita, arus diprakirakan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 0,9 hingga 2 knot. Selanjutnya, pada pukul 20.00 Wita, kecepatan arus diprakirakan menurun menjadi 0,6 hingga 1,6 knot.
Selain arus, tinggi gelombang laut diprakirakan mencapai 2,5 meter atau masuk kategori sedang. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi kapal berukuran kecil dan perahu nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan.
Ota mengatakan kondisi perairan masih memungkinkan bagi kapal berukuran besar untuk melintas. Namun, kapal kecil dan perahu nelayan disarankan menjauhi area dengan gelombang dan arus yang cukup kuat.
“Untuk kapal-kapal besar masih bisa untuk melintas, tetapi disarankan kapal-kapal kecil atau kapal-kapal nelayan tidak mendekat di area itu,” katanya. “Hal ini karena tinggi gelombang mencapai 2,5 meter dan arus cukup kuat.”
Menurut Ota, tinggi gelombang sekitar 1,25 meter menjadi salah satu batas kewaspadaan bagi kapal nelayan. Sementara itu, gelombang di perairan pada periode tersebut diprakirakan mencapai 2,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal kecil, memperhatikan perkembangan cuaca, gelombang, dan arus sebelum beraktivitas di laut. Kewaspadaan perlu ditingkatkan pada pukul 16.00 hingga 18.00 Wita saat kecepatan arus diprakirakan mencapai maksimum 3 knot.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....