RSUD Ulin Tangani Enam Korban KM Virgo Transport 8
- 14 Sep 2026 15:17 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- RSUD Ulin Banjarmasin menangani enam pasien korban KM Virgo Transport 8 dengan kondisi yang memerlukan penanganan medis.
- Seluruh pasien menjalani triase dan pemeriksaan lanjutan, termasuk rontgen, CT scan, USG, dan foto toraks; secara umum kondisi mereka stabil.
- Lima pasien menjalani rawat inap, sementara satu lainnya masih ditangani di IGD, dengan pemantauan medis terus dilakukan selama masa pemulihan
RRI.CO.ID, Banjarmasin – RSUD Ulin Banjarmasin menangani enam pasien korban KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa. Seluruh pasien langsung menjalani triase setibanya di rumah sakit untuk menentukan tingkat kegawatan dan penanganan medis.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo, mengatakan enam pasien tersebut terdiri atas korban dengan kondisi yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut. Berdasarkan hasil triase, pasien masuk dalam kategori merah dan kuning.
“Jumlah pasien korban KM Virgo Transport 8 yang ditangani di RSUD Ulin Banjarmasin berjumlah enam orang,” kata Among kepada RRI Banjarmasin, Senin, 14 September 2026. “Ketika datang, langsung dilakukan triase, ada yang merah, kuning, dan hijau.”
Lima pasien telah mendapatkan penanganan dan menjalani perawatan di ruang rawat inap Gedung Tulip. Sementara satu pasien lainnya masih menjalani penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Among mengatakan kondisi keenam pasien secara umum stabil setelah mendapat penanganan tim medis. Para korban mengalami memar dan lebam di sejumlah bagian tubuh akibat insiden tersebut.
“Selanjutnya dilakukan pemeriksaan radiologi, rontgen, CT scan, USG, dan foto toraks,” ujar Among. “Alhamdulillah, semuanya aman dan masih dalam penanganan tim medis.”
Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat cedera serius yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut. Hasil pemeriksaan menjadi dasar bagi dokter dalam menentukan perawatan dan pemantauan kondisi pasien.
Enam pasien yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin masing-masing Anif Yunianto dan Bayu Kusuma yang merupakan awak kapal. Kemudian Lestari Kartika sebagai penumpang, Gungun Gunadi selaku juru masak, Heronimus Sai atau Hermus sebagai sopir, serta M. Fajri Akbar.
Among mengimbau pasien yang masih menjalani perawatan mematuhi seluruh arahan dokter selama masa pemulihan. Pemeriksaan lanjutan juga perlu dilakukan setelah pasien diperbolehkan menjalani rawat jalan.
“Setelah diizinkan untuk rawat jalan, tetap lakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat. Pasien yang datang juga berasal dari luar daerah,” katanya.
RSUD Ulin Banjarmasin terus memantau kondisi seluruh pasien hingga dinyatakan dapat melanjutkan pemulihan secara mandiri. Penanganan dilakukan sesuai kondisi masing-masing pasien dan hasil pemeriksaan medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....