DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi Satu Jenazah Korban KM Virgo
- 14 Sep 2026 14:56 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Kalsel di RS Bhayangkara Banjarmasin.
- Jenazah teridentifikasi sebagai Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki berusia 22 tahun asal Kabupaten Malang, melalui pemeriksaan sidik jari dan pencocokan catatan medis
- Tim DVI masih melakukan identifikasi korban lainnya, sementara tambahan jenazah yang berhasil dievakuasi akan dipusatkan di RS Bhayangkara Banjarmasin.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 di RS Bhayangkara Banjarmasin, Senin, 14 September 2026 siang. Jenazah tersebut diketahui bernama Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki berusia 22 tahun asal Kabupaten Malang.
Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes dr. Much Sofwan, mengatakan tim DVI menerima dua kantong jenazah dari tim evakuasi gabungan Basarnas, TNI-Polri, dan relawan. Satu kantong berisi jenazah utuh, sedangkan kantong lainnya berisi pelampung atau atribut yang ditemukan dalam proses evakuasi.
“Kami menerima dua kantong jenazah, satu berisi jenazah utuh dan satu lainnya berisi pelampung atau atribut,” ujar Sofwan saat konferensi pers, Senin siang. “Keduanya kami terima dari tim evakuasi untuk selanjutnya diperiksa oleh tim DVI.”
Jenazah dengan nomor PM 62/TB DIV KALSEL/TB/001 teridentifikasi sebagai Reyner Fausta Yosilianto, warga Dusun Claket, Kabupaten Malang. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan catatan medis dan pemeriksaan sidik jari.
Jenazah sebelumnya dievakuasi menggunakan kapal tanker MT Mauhau dan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin. Kapal tersebut juga membawa 15 penumpang KM Virgo Transport 8 yang berhasil diselamatkan.
Sofwan mengatakan hingga Senin siang, baru satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 yang berhasil diidentifikasi. Tim DVI masih melakukan pemeriksaan terhadap temuan yang diterima dari tim evakuasi.
“Nanti akan ada tim yang menangani proses selanjutnya. Jenazah akan diserahkan kepada keluarga setelah seluruh tahapan identifikasi dan administrasi selesai,” katanya.
Setelah proses identifikasi rampung, jenazah akan diserahkan kepada keluarga. Polda Kalsel juga meminta dukungan seluruh pihak agar proses identifikasi hingga pemulangan jenazah berjalan lancar.
Untuk mendukung proses pencarian dan identifikasi, Polda Kalsel telah mendirikan Posko DVI dan Posko Antemortem di Pelabuhan Trisakti serta RS Bhayangkara Banjarmasin. Posko tersebut digunakan untuk pendataan, pencocokan informasi, dan pelayanan bagi keluarga korban.
Sementara itu, korban selamat yang mengalami luka-luka mendapat penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan. Rumah sakit tersebut antara lain RS Bhayangkara Banjarmasin, RSUD Ansari Saleh, RS Suwandi, RS TPT, dan RSUD Sultan Suriansyah.
Keluarga korban meninggal dunia diimbau mendatangi Posko Forensik di RS Bhayangkara Banjarmasin untuk memperoleh informasi mengenai proses identifikasi. Informasi mengenai identitas korban akan disampaikan setelah mendapat hasil pemeriksaan resmi dari tim DVI.
Polda Kalsel juga bersiap menerima tambahan jenazah yang masih dalam proses evakuasi. Sebanyak lima jenazah direncanakan dikirim menggunakan kapal berikutnya untuk menjalani pemeriksaan dan identifikasi.
“Seluruh jenazah tambahan yang dievakuasi nantinya akan dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin,” ujarnya. “Selanjutnya, jenazah tersebut akan menjalani proses identifikasi oleh tim DVI.”
Hingga Senin, 14 September 2026 siang, satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 telah berhasil diidentifikasi. Sementara itu, proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban lainnya masih terus dilakukan tim SAR gabungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....