Wapres Gibran Tegaskan Penanganan ISPA Dampak Karhutla Jadi Perhatian Khusus

  • 10 Sep 2026 17:13 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Penanganan dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), menjadi perhatian serius Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka. Perhatian tersebut disampaikan Wapres saat meninjau penanganan karhutla di Posko Guntung Damar, Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Wapres Gibran menekankan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan, terutama anak-anak usia sekolah yang berisiko terpapar udara buruk akibat asap karhutla. Ia meminta pemerintah daerah bersama

pihak sekolah dan orang tua murid memperkuat koordinasi dalam menentukan langkah pembelajaran, terutama ketika kualitas udara tidak mendukung aktivitas di luar ruangan.

“Kebetulan tadi saya juga mengunjungi sekolah di Palangkaraya. Saya mohon untuk kegiatan belajar-mengajar agar selalu berkoordinasi dengan orang tua murid. Jangan sampai nanti ke depan kasus-kasus di sekolah, terutama untuk anak-anak, untuk ISPA jangan sampai meningkat,” Kata Wapres.

Menurut Wapres, kondisi udara akibat karhutla harus segera ditangani agar tidak berkembang menjadi persoalan kesehatan yang lebih luas.

Ia meminta kelompok rentan mendapat perlindungan lebih dan memastikan upaya pemulihan kondisi terus dilakukan pemerintah.

“Kita jaga benar anak-anak kaum rentan, kita pastikan ini semuanya segera kembali pulih,” katanya.

Selain persoalan kesehatan, Gibran juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kalimantan. Karena kualitas udara belum sepenuhnya pulih akibat karhutla.

"Tapi kami akan memaksimalkan, mengupayakan yang terbaik, Sesuai arahan pak Presiden," katanya.

Pemerintah katanya, akan terus memaksimalkan berbagai upaya penanganan, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu menekan dampak asap dan mempercepat pemulihan kualitas udara.

“Saya kira kita tetap harus maksimal untuk modifikasi cuaca. Dan saya ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk warga Kalimantan karena kondisi udara belum sepenuhnya pulih. Tapi kami akan memaksimalkan, kami akan mengupayakan yang terbaik,” ujar Wapres.

Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, disela mendampingi kunjungan wapres menegaskan, bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu menekan dampak asap dan mempercepat pemulihan kualitas udara terus dilakukan.

"Kami sudah mendapat arahan dari Pak Presiden sekecil apapun potensi awan hujan, langsung lakukan OMC termasuk didaerah yang tidak terjadi kebakaran," ucapnya.

Untuk memastikan penanganan kesehatan berjalan optimal, Wapres kemudian melanjutkan agenda ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 dan Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru di Jalan Trikora. Peninjauan tersebut untuk melihat langsung kesiapan fasilitas kesehatan, ketersediaan obat-obatan, serta penanganan bagi masyarakat yang terdampak ISPA di tengah kondisi karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....