Evaluasi DTSEN 2026, Dinsos Banjar Dorong Data Lebih Akurat dan Tepat Sasaran

  • 08 Sep 2026 01:12 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjar - Dinas Sosial Kabupaten Banjar menggelar Rapat Evaluasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Tahun 2026 di Aula Dinas Sosial Kabupaten Banjar, Senin, 7 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan kecamatan se-Kabupaten Banjar, termasuk Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Karang Intan, Mahrur Ruyani.

Rapat evaluasi digelar untuk meninjau pelaksanaan pemutakhiran data DTSEN di lapangan. Kegiatan ini juga bertujuan mengidentifikasi kendala serta memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Banjar, H Aswadi yang membuka kegiatan mengatakan, DTSEN menjadi basis data utama pemerintah dalam menyusun kebijakan sosial. Data tersebut juga digunakan sebagai dasar penyaluran berbagai program bantuan kepada masyarakat sehingga kualitasnya harus terus dijaga.

Menurut Aswadi, masih terdapat sejumlah kendala dalam pengelolaan DTSEN. Di antaranya perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat, perpindahan penduduk, serta data yang belum diperbarui secara optimal.

Karena itu, keterlibatan pemerintah kecamatan dan desa dinilai penting dalam proses verifikasi dan validasi data. Langkah tersebut diperlukan agar data yang tersedia dapat menggambarkan kondisi masyarakat secara nyata.

"Data yang akurat merupakan fondasi utama dalam menentukan sasaran penerima manfaat. Melalui evaluasi ini diharapkan seluruh pihak dapat meningkatkan koordinasi dan komitmen untuk menghadirkan data sosial yang berkualitas," ujar H.Aswadi

Sementara itu, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Karang Intan Mahrur Ruyani menilai rapat evaluasi tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman seluruh pihak terkait pengelolaan DTSEN. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi dalam proses pendataan di tingkat kecamatan dan desa.

"Melalui rapat evaluasi ini kami memperoleh berbagai masukan dan informasi terbaru terkait pengelolaan DTSEN. Hal ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendataan di wilayah Kecamatan Karang Intan," ucapnya.

Mahrur mengatakan, pihaknya akan terus mendorong pemerintah desa agar aktif melakukan verifikasi dan validasi data. Setiap perubahan kondisi masyarakat diharapkan dapat segera diperbarui sehingga data yang tersedia tetap sesuai dengan kondisi terkini.

"Kami menegaskan bahwa akurasi data harus menjadi perhatian bersama. Dengan data yang valid dan mutakhir, program bantuan sosial dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Ia juga berharap koordinasi antara Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa semakin diperkuat. Sinergi tersebut diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program kesejahteraan sosial agar berjalan dengan baik.

"Harapan kami, sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga proses pemutakhiran DTSEN berjalan lebih efektif, cepat, dan sesuai kondisi riil masyarakat di lapangan," ujar Mahrur.

Perwakilan kecamatan lain yang hadir juga mengapresiasi pelaksanaan rapat evaluasi DTSEN tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai kendala dalam pengelolaan data sosial.

"Kegiatan ini menjadi wadah yang sangat baik untuk berbagi pengalaman dan solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan data sosial. Kami berharap pembaruan data dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas DTSEN semakin baik," ucapnya.

Rapat Evaluasi DTSEN Tahun 2026 diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memperbaiki kualitas pendataan sosial di Kabupaten Banjar. Data yang akurat, transparan, dan akuntabel diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat dalam menentukan kebijakan serta penyaluran program kesejahteraan sosial kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....