RPU Modern Basirih Tak Dilirik Investor, DKP3 Buat Skema Lain

  • 02 Sep 2026 11:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Rencana Pemko Banjarmasin untuk melempar pengelolaan Rumah Potong Unggas (RPU) modern di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih kepada investor tampaknya pupus. Hingga saat ini, fasilitas yang telah rampung dibangun sejak 2023 belum juga dilirik investor, dan mengakibatkan RPU modern belum beroperasi.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin kini mulai menyiapkan skenario alternatif. Jika hingga akhir 2026 belum ada investor yang bersedia masuk, pemerintah daerah mempertimbangkan untuk mengelola RPU tersebut secara mandiri.

Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi mengatakan, opsi pengelolaan oleh pemerintah disiapkan agar fasilitas yang sudah dibangun menggunakan anggaran tersebut tidak kembali terbengkalai. “Kita fungsikan dengan tenaga kita walaupun sedikit. Misalnya kapasitas berapa, kita sesuaikan dengan tenaga kita dengan fasilitas yang ada,” kata Yuliansyah.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin persoalan investasi membuat RPU modern berhenti tanpa kepastian. Karena itu, pengoperasian secara bertahap dengan kemampuan yang ada menjadi salah satu pilihan yang mulai dihitung.

Yuliansyah menargetkan RPU modern tersebut sudah dapat beroperasi pada 2027 mendatang. Meski nantinya pengelolaan harus dilakukan dengan keterbatasan tenaga apabila investor belum juga ditemukan.

Ia mengklaim, sebelumnya sudah ada sejumlah investor yang menunjukkan ketertarikan untuk mengelola RPU tersebut. Namun, ketertarikan itu belum berujung pada kesepakatan karena terdapat sejumlah persyaratan dan kebutuhan fasilitas yang dinilai belum terpenuhi.

“Misalnya pertimbangan daya listriknya. Kemudian mereka minta storage hingga blast freezer yang alat beku cepat itu. Tentunya pemenuhan ini tidak bisa seadanya juga,” ujarnya.

Persoalan tersebut menunjukkan pengoperasian RPU modern tidak cukup hanya mengandalkan bangunan dan peralatan yang telah tersedia. Kebutuhan infrastruktur pendukung juga menjadi pertimbangan investor sebelum mengambil alih pengelolaan.

DKP3 pun kini melakukan dialog dengan calon investor sembari memetakan fasilitas yang masih perlu dilengkapi. “Sambil berjalan melengkapi fasilitas RPU ini kami juga melakukan dialog bersama investor juga,” ucapnya.

Diketahui, di tahun 2023, DKP3 Banjarmasin membangun dua gedung RPU modern, dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp1,9 Miliar. Tak cuma itu, dua unit alat pemotong unggas modern juga turut beli melengkapi fasilitas disana, dengan biayanya mencapai Rp3,5 Miliar.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin. H. M. Yamin HR turun langsung meninjau RPU modern di kawasan RPH Basirih yang hingga kini belum beroperasi. Yamin tidak hanya memeriksa kondisi bangunan, tetapi juga mengecek sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari kandang, sarana pemotongan, peralatan, ketersediaan air bersih, drainase hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....