Wali Kota Banjarmasin Buka Audiensi, Buka-bukaan Soal Nasib Pasar Ujung Murung
- 16 Apr 2026 14:49 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO,ID, Banjarmasin — Rencana pembangunan Pasar Ujung Murung mulai menemui titik terang. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menerima langsung audiensi perwakilan pedagang yang datang membawa harapan sekaligus kekhawatiran soal masa depan tempat mereka mencari nafkah.
Dalam pertemuan tersebut, Yamin menegaskan bahwa pembangunan pasar tidak akan sekadar berorientasi pada tampilan fisik semata. Ia memastikan, aspek kenyamanan, keamanan, hingga keberlangsungan usaha para pedagang menjadi prioritas utama pemerintah.
“Kami ingin pembangunan pasar ini benar-benar memberi manfaat. Baik dari sisi fasilitas maupun peningkatan ekonomi pedagang,” kata Yamin , di ruang kerjanya, Kamis, 16 April 2026.
Tak hanya itu, Yamin juga menekankan pentingnya keterlibatan pedagang dalam setiap proses perencanaan. Menurutnya, pembangunan yang baik adalah yang lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, bukan sekadar konsep di atas kertas.
“Kami tidak ingin pedagang hanya jadi penonton. Semua tahapan akan kami komunikasikan agar hasilnya benar-benar sesuai kebutuhan,” ujarnya, menambahkan.
Audiensi ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin ingin menghadirkan wajah baru Pasar Ujung Murung. Yakni lebih tertata, modern, namun tetap berpihak pada pedagang kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.
Sebelumnya, Yamin juga sudah turun langsung meninjau lokasi dan tak menampik bahwa kondisi pasar sudah berada di titik mengkhawatirkan. Sejumlah bangunan terlihat lapuk dimakan usia, bahkan sebagian dinilai rawan ambruk karena telah berdiri puluhan tahun.
“Kita lihat kondisinya memang sangat memprihatinkan. Insyaallah menindaklanjuti ini saya akan mengundang warga pasar untuk berdiskusi soal ini,” kata Yamin.
Namun demikian, Yamin mengakui, kendala utama saat ini adalah keterbatasan anggaran, mengingat biaya revitalisasi pasar yang tidak sedikit. Karena itu, Pemko Banjarmasin tengah membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga atau investor untuk mempercepat proses perbaikan.
“Skema ini diharapkan menjadi solusi agar revitalisasi bisa segera direalisasikan tanpa membebani keuangan daerah. Harapannya nanti bisa menjalin kesepakatan agar pasar ini bisa dibenahi,” ucapnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....