Desa Sungai Sipai Gandeng ULM Kembangkan Potensi Persawahan
- 30 Agt 2026 12:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Martapura - Pemerintah Desa Sungai Sipai, Kabupaten Banjar, menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk mengembangkan potensi persawahan di wilayahnya. Kolaborasi tersebut diarahkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat desa.
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Persawahan Desa Sungai Sipai di Cafe Fourty Five, Desa Sungai Sipai, Kamis, 27 Agustus 2026. Kerja sama ini menjadi langkah pemerintah desa untuk memperoleh dukungan pengetahuan, inovasi, dan teknologi dalam mengelola potensi pertanian.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar, H Muhammad Hafizh Anshari, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Sungai Sipai tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi menunjukkan adanya upaya pemerintah desa mencari solusi dan terobosan untuk mengembangkan potensi wilayah.
“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Desa Sungai Sipai. Tidak semua desa memiliki inisiatif untuk melihat potensi yang ada kemudian mencari mitra yang tepat untuk mengembangkannya. Apa yang dilakukan Sungai Sipai ini menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki kemauan untuk maju dan tidak hanya menunggu,” ujar Hafizh.
Hafizh menilai kolaborasi Pemerintah Desa Sungai Sipai dengan Fakultas Pertanian ULM dapat menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Banjar. Ia mendorong pemerintah desa lebih proaktif membangun jejaring dengan perguruan tinggi, dunia usaha, maupun pihak lain yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan desa.
“Ini adalah langkah yang baik dan patut diapresiasi. Pemerintah Desa Sungai Sipai sudah menunjukkan bahwa desa bisa mengambil inisiatif sendiri untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. DPMD tentu mendukung dan mendorong langkah-langkah seperti ini,” katanya.
Hafizh menyebut pengembangan persawahan perlu dilakukan secara lebih terarah dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan teknologi. Kerja sama dengan Fakultas Pertanian ULM diharapkan dapat memperkuat pengelolaan persawahan, mulai dari produktivitas, efisiensi, penerapan teknologi hingga peningkatan kapasitas petani.
“Kami berharap kerja sama ini benar-benar menjadi pintu masuk bagi pengembangan pertanian Desa Sungai Sipai. Bukan hanya menghasilkan produksi, tetapi bagaimana pertanian tersebut memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Hafizh mengingatkan agar kerja sama antara Pemerintah Desa Sungai Sipai dan Fakultas Pertanian ULM tidak berhenti pada penandatanganan PKS. Menurutnya, keberhasilan kemitraan harus terlihat dari adanya kegiatan nyata dan manfaat yang dirasakan petani.
“Kerja sama ini jangan berhenti pada penandatanganan saja. Yang paling penting adalah tindak lanjutnya. Ada kegiatan nyata di lapangan, ada inovasi yang diterapkan, petani mendapatkan manfaat, produktivitas meningkat dan pada akhirnya ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah desa tidak harus berjalan sendiri dalam mengembangkan potensi wilayah. Kemitraan dengan pihak yang memiliki pengetahuan, teknologi, sumber daya, dan jaringan dapat membantu desa mengatasi berbagai keterbatasan dalam pembangunan.
“Pemerintah Desa tidak harus berjalan sendiri. Justru Desa yang mampu membangun kolaborasi akan memiliki kekuatan lebih besar dalam mengembangkan potensinya. Apa yang dilakukan Pemerintah Desa Sungai Sipai ini merupakan contoh bahwa inisiatif Desa dapat menjadi awal dari pengembangan ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Hafizh berharap Pemerintah Desa Sungai Sipai terus mengawal kerja sama tersebut agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Ia juga mendorong hasil kolaborasi nantinya dapat menjadi model yang bisa diterapkan desa lain sesuai potensi masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, Hafizh didampingi Kepala Bidang Ekonomi, Kemitraan dan Kawasan Perdesaan (EKKP) DPMD Kabupaten Banjar Gusti Muhammad Chandra Suryana serta Plt Kasi PKED Setia Gunawan. Penandatanganan PKS dilakukan antara Pemerintah Desa Sungai Sipai dan Fakultas Pertanian ULM sebagai dasar pelaksanaan pengembangan persawahan.
Melalui kerja sama tersebut, pengembangan persawahan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kapasitas petani. Pengelolaan pertanian yang lebih inovatif juga diharapkan mampu menciptakan nilai tambah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sungai Sipai.
DPMD Kabupaten Banjar mendorong inisiatif serupa dikembangkan oleh pemerintah desa lainnya dengan menyesuaikan potensi wilayah masing-masing. Kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk menghadirkan inovasi dalam pembangunan dan pengembangan ekonomi desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....