DJPb Kalsel Dorong Akselerasi Belanja Semester II
- 27 Agt 2026 13:39 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan high level meeting dan forum konsultasi publik dengan tema “Sinergi Pelaksanaan Anggaran: Mendukung Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,”. Kegiatan ini menjadi ruang strategis antara pengelola perbendaharaan, satuan kerja kementerian/lembaga, mitra kerja, dan pemangku kepentingan pelayanan publik. Selasa, 25 Agustus 2026.
Forum diarahkan memperkuat kualitas pelaksanaan anggaran dan memastikan belanja negara menghasilkan output dan manfaat secara tepat waktu. HLM berfokus pada evaluasi kinerja anggaran dan langkah percepatan semester II, sementara FKP membuka ruang partisipasi publik menyampaikan usulan, dan saran.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, mengatakan hingga 30 Juni 2026 Pagu kementerian/ lembaga di Kalsel mencapai Rp11,30 triliun. Dari Pagu tersebut, realisasi belanja tercatat Rp5,05 triliun atau 44,7 %.
“Belanja pegawai dan bantuan sosial mencapai target penyerapan semester I, masing masing sebesar 55,18% dan 57,38%. Sementara itu, realisasi belanja barang baru mencapai 33,86% dan belanja modal 39,69% hal ini perlu mendapat perhatian dan akselerasi pada triwulan III,” ujarnya.
Percepatan diperlukan agar pelaksanaan kegiatan, pembayaran, dan pencapaian output tidak terkonsentrasi pada akhir tahun anggaran. Satuan kerja didorong menyusun langkah percepatan secara terukur dengan tetap memperhatikan kualitas pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban anggaran.
“Semester itu, kinerja indikator pelaksanaan anggaran K/L di Kalsel pada semester I 2026 tercatat 94,89. Capaian ini masih memerlukan perhatian pada sejumlah indikator khususnya penyerapan anggaran, devisa halaman III DIPA, dan pencapaian output,” ucapnya.
Pihaknya mendorong satuan kerja memperkuat sinkronisasi rencana penarikan dana dengan jadwal kegiatan dan melakukan pemantauan deviasi secara berkala. Selain mempercepat proses pengadaan dan penyelesaian tagihan setiap peningkatan realisasi anggaran harus diikuti pencapaian dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....