Polwan Goes To School, Edukasi Siswa SMPN 2 Martapura Tentang Kenakalan Remaja

  • 26 Agt 2026 01:29 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Martapura - Tantangan yang dihadapi remaja di tengah perkembangan media sosial dan teknologi menjadi perhatian dalam kegiatan Polwan Goes to School di SMPN 2 Martapura, Senin, 24 Agustus 2026. Edukasi tersebut membahas sejumlah persoalan yang dekat dengan kehidupan siswa, mulai dari perundungan, pergaulan hingga penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan yang mengusung tema “Menjadi Remaja yang Aman, Sehat, dan Bertanggung Jawab” itu diikuti 50 peserta didik. Materi diberikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa agar mampu mengenali risiko dan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.

Narasumber, Mahliya Handayani, S.H., memberikan edukasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi remaja. Materi mencakup pencegahan perundungan atau bullying, penggunaan media sosial secara bijak, pergaulan yang sehat, serta upaya menjauhi penyalahgunaan narkoba.

Peserta didik juga diajak memahami pentingnya mengenali konsekuensi hukum dari setiap tindakan, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan media sosial. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu siswa mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab.

Pembahasan mengenai media sosial menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Siswa didorong untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial serta mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan di ruang digital.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara peserta didik dan personel Polwan. Antusiasme siswa terlihat saat menyampaikan pertanyaan serta mengikuti diskusi mengenai berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja.

Kepala SMPN 2 Martapura, Guntariadi, M.Pd., bersama Pengawas Pembina, H. Robani, M.Pd., turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran sekolah dan pengawas menunjukkan perhatian terhadap upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Mahliya mengajak para siswa untuk berani menjaga diri dan bertanggung jawab atas pilihan yang dibuat. Pesan tersebut disampaikan agar siswa memiliki sikap lebih bijak dalam menghadapi berbagai pengaruh di lingkungan pergaulan maupun media sosial.

“Jadilah remaja yang mampu menjaga diri, bijak dalam menggunakan media sosial, berani menolak hal-hal yang dapat merugikan masa depan, serta menghargai diri sendiri dan orang lain,” katanya.

Kegiatan Polwan Goes to School diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Edukasi tersebut juga menjadi upaya mendorong siswa menjauhi perundungan dan penyalahgunaan narkoba serta membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah.

Melalui edukasi langsung di lingkungan sekolah, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui berbagai risiko yang dihadapi remaja, tetapi juga mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Pemahaman tersebut menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun pergaulan yang sehat dan menghadapi perkembangan teknologi secara lebih bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....