Kabut Asap Makin Parah di Banjarbaru Warga Khawatir Dengan Kesehatan

  • 19 Agt 2026 07:57 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Kabut asap kebakaran hutan dan lahan karhutla yang menyelimuti kota Banjarbaru, Kalsel semakin parah, Rabu 19 Agustus 2026 pagi. Dari pantauan media ini, kabut asap menyelimuti hampir seluruh kawasan kota idaman, seperti perkantoran Pemprov Kalsel, pemukiman warga di jalan palm, Trikora, landasan Ulin hingga kawasan bandara.

Kondisi ini pun membuat warga khawatir dengan kondisi kesehatan, karena diakui lebih parah dari hari sebelumnya. Warga berharap ada solusi untuk asap, seperti pembagian masker dan lainnya untuk menjaga kesehatan warga.

"Kalau hari ini lebih parah dari hari sebelumnya, karena saya tiap pagi disini bekerja. Tentu khawatir dengan kondisi kesehatan," ujarnya

Kabut asap juga menggangu pengendara, Heri pengendara roda dua, mengaku jarak pandang sangat terbatas ia khawatir berpotensi terjadi kecelakaan. " Kabut parah pagi ini, jarak pandang sangat terbatas, harus ekstra hati hati berkendara," ucapnya

Sebelumnya berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang diperbarui pada Senin 18 Agustus 2026, karhutla di wilayah ini telah terjadi sebanyk 162 kali. Akibatnya, luasan lahan yang hangus terbakar di ibu kota provinsi Kalsel ini telah mencapai 945 hektare.

Kepala BPBD Banjarbaru, Zaini, mengatakan wilayah yang paling parah terdampak karhutla adalah kecamatan Landasan Ulin. Di wilayah ini tercatat 66 kali kejadiam dengan luasan lahan yang hangus mencapai 417 hektare.

Disusul kecamatan Cempaka sebanyak 51 kali kejadian karhutla dan menghanguskan 142 hektare lahan. Di sisi lain, meskipun jumlah karhutla lebih sedikit dari Cempaka, di kecamatan Lianganggang lahan yang terbakar sudah mencapai 309 hektare dengan 20 kali kejadian.

Sementara itu, wilayah Banjarbaru Utara telah terjadi sebanyak 14 kali karhutla dengan luasan 71 hektare. Sementara di Banjarbaru Selatan yang paling sedikit kejadian, yaitu 11 kali dengan luasan lahan yang hangus sekitar 5 hektare lebih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....