Jaga Lingkungan, Ikasba Kalsel Ajak Warga Bersinergi

  • 29 Sep 2026 09:47 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Budaya peduli lingkungan memerlukan penguatan melalui keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Selatan.
  • Kalimantan Selatan saat ini menghadapi tantangan lingkungan serius berupa kabut asap, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kemarau panjang.
  • Organisasi kemasyarakatan seperti Ikasba berperan penting dalam mengimbau dan merangkul warga untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Budaya peduli lingkungan dinilai perlu diperkuat melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Upaya tersebut penting dilakukan di tengah kondisi Kalimantan Selatan yang menghadapi kabut asap, karhutla, dan kemarau panjang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Kekeluargaan Antar Suku Bangsa (Ikasba) Kalimantan Selatan, Drs. Aliansyah Mahadi, M.A.P., dalam program Ragam Budaya RRI Pro4 Banjarmasin, Senin, 28 September 2026. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran untuk mengimbau sekaligus merangkul warga agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

"Peran kita para perwakilan etnis suku juga harus gencar mengingatkan," ujarnya. "Kita bisa merawat lingkungan dari hal kecil yang bisa kita lakukan secara individu, sampai ke hal yang besar."

Sementara itu, Perwakilan Kerukunan Keluarga Jawa Tengah, Rakhmat Basuki, mengatakan sejumlah bencana terjadi akibat aktivitas manusia yang berlangsung dan terakumulasi dari tahun ke tahun. Ia mengajak masyarakat saling mengingatkan agar lingkungan tetap terjaga dan dapat dinikmati generasi mendatang.

"Ada beberapa dampak yang langsung dirasakan masyarakat, bahkan membawa bencana," ujarnya. "Seperti penebangan pohon yang tidak melalui peraturan semestinya, itu membawa dampak buruk bagi kita."

Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya hanya mengejar keuntungan ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya alam. Upaya pemulihan dan pelestarian lingkungan juga perlu menjadi bagian dari aktivitas tersebut.

Para narasumber turut menekankan pentingnya langkah proaktif dalam menghadapi potensi bencana. Pemahaman terhadap karakteristik wilayah Banjarmasin dinilai perlu diikuti dengan konsistensi dalam melakukan mitigasi dan deteksi dini secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....