Jembatan Garuda Desa Tuhuran Diresmikan, Buka Akses dan Dorong Ekonomi Warga
- 16 Agt 2026 12:52 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Amuntai - Jembatan Garuda di Desa Tuhuran, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, resmi diluncurkan secara virtual, Kamis, 13 Agustus 2026. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan memperkuat akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan.
Peluncuran Jembatan Garuda di Desa Tuhuran merupakan bagian dari program nasional yang mencakup 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik sarana air bersih di berbagai wilayah Indonesia. Di tingkat daerah, kegiatan tersebut dihadiri langsung Dandim 1001/HSU-BLG Letkol Inf Endra Retno Erowanto bersama sejumlah perwakilan Forkopimda.
Usai prosesi peluncuran, Dandim bersama para undangan berkesempatan mencoba langsung jembatan yang baru selesai dibangun tersebut. Kehadiran infrastruktur ini memberikan jalur penghubung yang lebih mudah bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Dandim 1001/HSU-BLG Letkol Inf Endra Retno Erowanto berharap Jembatan Garuda dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Desa Tuhuran. Ia juga mengajak warga bersama-sama menjaga fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Harapannya, Jembatan Garuda ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Mari bersama-sama kita rawat dan jaga fasilitas ini agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya di hadapan puluhan warga.
Menurutnya, keberadaan jembatan perlu dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan perekonomian warga.
“Yang paling penting adalah bagaimana fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung aktivitas masyarakat, baik untuk akses sehari-hari maupun kegiatan perekonomian,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Tuhuran, Hambali, menyambut baik pembangunan Jembatan Garuda di wilayahnya. Ia menilai jembatan tersebut menjadi fasilitas penting untuk memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus menunjang aktivitas sehari-hari.

“Kami sangat mengapresiasi langkah TNI AD yang telah membantu mewujudkan Jembatan Garuda ini. Bagi masyarakat Desa Tuhuran, jembatan ini bukan sekadar fasilitas penghubung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga,” ucap Hambali.
Hambali berharap masyarakat ikut bertanggung jawab menjaga kondisi jembatan setelah dapat digunakan. Menurutnya, perawatan bersama menjadi bagian penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam waktu yang panjang.
“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga jembatan ini. Dengan dirawat dan dimanfaatkan dengan baik, tentu manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang lebih panjang,” ujarnya.
Dengan rampungnya pembangunan tersebut, masyarakat Desa Tuhuran kini memiliki akses penghubung yang diharapkan lebih mudah, aman, dan efisien. Kondisi ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih lancar.

Keberadaan Jembatan Garuda diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Tuhuran. Akses yang semakin terbuka juga dapat memperkuat hubungan antarwilayah di Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedesaan. Dengan pemanfaatan dan perawatan secara bersama, Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tuhuran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....