Debit Air Sungai di HST Meluap, Warga Diminta Waspada
- 17 Mei 2026 21:44 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Barabai - Kondisi debit air di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dilaporkan kembali meluap di sejumlah titik. Peningkatan debit air sungai yang cukup signifikan ini terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan.
Berdasarkan pantauan BPBD Damkar HST di Kecamatan Hantakan, air sempat meluap hingga 320 cm di Desa Alat, Desa Hantakan, dan Desa Datar Ajab pada pagi hari. Kejadian ini sempat berdampak pada tiga buah rumah warga di Desa Datar Ajab sebelum akhirnya debit air di tiga desa tersebut mulai berangsur turun pada sore harinya.
Sementara di Kecamatan Batu Benawa, debit air di Desa Pagat sempat naik sekitar 310 cm pada siang hari. Namun dalam waktu singkat, kondisi genangan air tersebut mengalami penurunan dan tersisa sekitar 200 cm.
Masih di Kecamatan Batu Benawa, luapan air setinggi 5 hingga 20 cm sempat merendam dan berdampak pada fasilitas SDN 2 Bakti di Desa Aluan Bakti. Sementara di Desa Aluan Besar, genangan air setinggi 5 hingga 50 cm dilaporkan mengalami kenaikan dan menggenangi jalan serta Kantor Desa.
Di wilayah perkotaan Kecamatan Barabai, kenaikan air di Kelurahan Barabai Selatan dan Kelurahan Barabai Timur mulai mendekati ambang batas. Jarak air di Simpang Tiga Ulama dan Jembatan Siring Juwita terpantau sangat dekat, bahkan di samping Rumah Dinas Bupati tersisa 10 cm lagi dari bibir sungai.
Saat dikonfirmasi, Kepala BPBD Damkar HST, Ahmad Fathoni, mengatakan bahwa tim relawan di lapangan terus melakukan monitoring secara berkala. Atas hasil pantauan tersebut, dirinya meminta masyarakat yang berada di kawasan rawan untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Khususnya di wilayah bantaran sungai dan dataran rendah agar waspada dengan banjir. Mengingat saat ini debit air sedang meningkat," ujarnya, Minggu, 17 Mei 2026.
Kondisi hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi menjadi faktor utama penyebab meningkatnya debit air. Terkait kondisi tersebut, Ahmad Fathoni kembali mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan mandiri.
"Jangan panik. Amankan aliran listrik, barang-barang berharga, dan isi penampungan air bersih, serta bentuk kesiapsiagaan lainnya," katanya menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....