Bulan Safar: Perbanyak dengan Dzikir dan Doa

  • 13 Agt 2026 06:45 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin : Bulan Safar merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang memiliki kedudukan sama seperti bulan bulan lainnya,dalam pandangan Islam tidak ada dasar yang menyatakan bahwa bulan Safar merupakan bulan sial atau membawa berbagai musibah.

Kepercayaan bahwa Safar adalah bulan yang penuh kesialan merupakan bagian dari keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah,islam datang untuk meluruskan keyakinan tersebut bahwa tidak perlu merasa takut untuk melakukan aktivitas ataupun bepergian bahkan menikah dan berdagang maupun melaksanakan kegiatan lainnya pada bulan Safar.

Hal tersebut disapaikan Akademisi UIN Antasari dalam acara Tabligh Udara Pro1 RRI Banjarmasin,Rabu 12 Agustus 2026. "Semua hari dan bulan pada dasarnya adalah ciptaan Allah SWT, sedangkan segala sesuatu terjadi atas kehendak dan ketetapan-Nya," ucapnya.

dijelaskanya bahwa meskipun Safar bukan bulan yang secara khusus memiliki ibadah tertentu tetapi umat muslim tetap dianjurkan memperbanyak amal saleh,membaca Al-Qur'an dan memperbanyak zikir serta bersedekah hingga menjaga silaturahmi dan memperbanyak doa merupakan amalan yang dapat dilakukan kapan saja termasuk pada bulan Safar.

Para ulama juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengkhususkan ritual atau amalan tertentu pada bulan Safar tanpa landasan yang kuat dari Al-Qur'an dan Sunnah,semangat memperbanyak ibadah sebaiknya tidak hanya dilakukan pada bulan tertentu tetapi menjadi kebiasaan sepanjang kehidupan.

Dengan demikian datangnya bulan Safar hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat tauhid,dan menjauhkan diri dari berbagai kepercayaan yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Umat Muslim dianjurkan untuk senantiasa bertawakal kepada Allah SWT, berikhtiar dengan baik serta meyakini bahwa tidak ada sesuatu pun yang dapat memberikan manfaat atau mudarat kecuali dengan izin-Nya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....