Enam Desa di Balangan Petakan Jalur Evakuasi Bencana
- 10 Agt 2026 11:43 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Balangan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan terus memperkuat sistem mitigasi bencana berbasis masyarakat di wilayah rawan banjir bandang. Langkah penyusunan peta jalur evakuasi difokuskan pada enam desa, yakni Desa Mayanau, Simpang Bumbuan, Simpang Nadong, Gunung Batu, Sungsum, dan Ju'uh.
Upaya ini merupakan pemenuhan Dokumen Rencana Kontingensi Banjir Bandang Kabupaten Balangan 2026–2029. Keberadaan peta evakuasi dipandang penting sebagai panduan teknis agar penyelamatan warga saat keadaan darurat dapat berlangsung cepat dan terarah.
Penelaah Teknis Kebijakan BPBD Balangan, Rizky Rahmatillah, menekankan pentingnya pemahaman rute evakuasi bagi masyarakat desa. Penataan jalur yang jelas menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak buruk saat musibah terjadi.
"Keberadaan peta evakuasi ini sangat penting agar masyarakat dapat berpindah ke titik aman dengan cepat dan terarah. Langkah ini bertujuan meminimalkan kepanikan warga sekaligus menekan risiko adanya korban jiwa," ujar Rizky.
Ia menjelaskan kejelasan rute berkumpul akan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah desa dalam menghadapi potensi ancaman alam. Peta panduan tersebut juga mempermudah sinergi antarinstansi saat penanganan masa tanggap darurat di lapangan.
"Panduan ini menjadi pijakan koordinasi antara BPBD, pemerintah desa, TNI, Polri, serta relawan. Kami ingin kesiapsiagaan seluruh elemen desa meningkat secara merata," katanya.
BPBD Balangan mendorong agar peta jalur evakuasi di setiap desa dapat terus diperbarui dan disosialisasikan secara masif kepada warga. Langkah preventif ini diharapkan membuat masyarakat semakin tanggap dan tidak panik ketika menghadapi potensi bencana.
"Kami ingin setiap desa memiliki panduan yang jelas saat keadaan darurat. Ketika bencana datang, masyarakat tahu harus melakukan apa, karena ini adalah investasi keselamatan," ucap Rizky.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....